Kunjungan Wisatawan Kota Cirebon Tembus 2,67 Juta, Wawali Minta Tren Positif Dipertahankan

Kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon mencapai 2,67 juta pada semester I 2026. Wawali meminta tren positif pariwisata terus dipertahankan.

CIREBON – Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Dalam enam bulan pertama tahun ini, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Wali telah mencapai sekitar 2,67 juta orang.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati. Menurutnya, tingginya angka kunjungan menjadi bukti bahwa Kota Cirebon semakin berkembang sebagai destinasi wisata, bukan sekadar daerah yang dilewati wisatawan.

Rida, sapaan akrab Siti Farida Rosmawati, menilai capaian tersebut semakin menarik jika dibandingkan dengan data kunjungan tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon tercatat sekitar 2,67 juta orang. Artinya, angka tersebut sudah kembali tercapai hanya dalam enam bulan pertama 2026.

“Ini kabar yang baik bagi Kota Cirebon, bukti bahwa kita juga menjadi kota tujuan wisata,” ujar Rida.

Meski menjadi kabar positif, Rida menyebut capaian tersebut sekaligus menghadirkan tantangan bagi Pemerintah Kota Cirebon. Tren pertumbuhan wisatawan harus dijaga agar tidak berhenti pada pencapaian semester pertama.

“Angka yang saat ini tinggi, ke depan harus dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan,” katanya.

Pemkot Cirebon, lanjut Rida, akan berupaya menjaga momentum tersebut hingga akhir 2026. Perangkat daerah terkait, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, diminta aktif memantau kondisi destinasi wisata yang menjadi andalan Kota Cirebon.

Menurutnya, kenyamanan wisatawan harus menjadi perhatian utama. Fasilitas maupun sarana dan prasarana di destinasi wisata perlu dipastikan dalam kondisi baik sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman.

“Harus dipastikan fasilitas dan sarprasnya mendukung, dan bisa membuat para pengunjung aman dan nyaman saat berwisata,” ucapnya.

Rida menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian Pemkot Cirebon. Berbagai agenda dan kegiatan berskala besar yang digelar sepanjang semester pertama 2026 turut diarahkan untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan.

Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya Milangkala Tatar Sunda, rangkaian Hari Jadi Cirebon, hingga Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan (Porsenitas) XIII.

Memasuki semester kedua, Pemkot Cirebon juga menyiapkan sejumlah agenda besar lainnya. Berbagai event tersebut diharapkan mampu kembali menarik wisatawan sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

“Di semester kedua ini kita juga akan hadirkan event-event besar lainnya. Mudah-mudahan bisa mengundang banyak kunjungan kembali. Dan tentu dengan kunjungan yang meningkat, akan berpengaruh terhadap PAD kita,” kata Rida.

Kunjungan Wisatawan Cirebon Terus Berfluktuasi

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, sebanyak 2,67 juta wisatawan tercatat berkunjung ke Kota Cirebon selama semester pertama 2026. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 2,65 juta wisatawan domestik dan 22.915 wisatawan mancanegara.

Capaian semester pertama 2026 tersebut bahkan menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan total kunjungan pada beberapa tahun sebelumnya.

Pada 2022, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon tercatat sekitar 2,55 juta orang. Angka tersebut kemudian naik menjadi 2,61 juta wisatawan pada 2023.

Namun, jumlah kunjungan sempat mengalami penurunan pada 2024 menjadi sekitar 2,46 juta wisatawan.

Tren positif kembali terlihat pada 2025 ketika jumlah kunjungan meningkat menjadi 2,67 juta wisatawan.

Dengan capaian 2,67 juta wisatawan pada enam bulan pertama 2026, Kota Cirebon memiliki peluang untuk mencatatkan rekor kunjungan baru hingga penghujung tahun.

Karena itu, penguatan destinasi, peningkatan kualitas pelayanan, penyelenggaraan event, serta pemeliharaan sarana dan prasarana menjadi bagian penting untuk mempertahankan tren positif sektor pariwisata Kota Cirebon. (sep)