CIREBON – Musim kemarau tidak hanya menyebabkan sejumlah wilayah menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih. Kondisi cuaca panas juga meningkatkan potensi bahaya lain, salah satunya pohon tumbang di sejumlah ruas jalan Kota Cirebon.
Sejumlah pohon berukuran besar yang berada di pinggir jalan mulai terlihat mengering. Kondisi tersebut salah satunya terpantau di kawasan Stadion Bima. Pohon-pohon yang menjulang tinggi tampak memiliki dahan yang mulai kering dan rapuh.
Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama ketika terjadi angin kencang. Dahan yang sudah rapuh dapat patah sewaktu-waktu, sementara pohon dengan kondisi yang semakin buruk berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cirebon, Arief Adhitya Firmansyah, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat melintasi ruas jalan yang banyak ditumbuhi pohon tua.
Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak berteduh, berhenti, maupun memarkir kendaraan tepat di bawah pohon yang sudah tua, mati, gundul, atau terlihat memiliki banyak dahan kering.
“Hindari pohon-pohon besar yang terlihat rapuh, biasanya dahan-dahannya gundul,” ungkap Arief.
Ia juga meminta pengguna jalan untuk tetap fokus dan berhati-hati ketika berkendara. Kewaspadaan perlu ditingkatkan saat melewati kawasan yang dipenuhi pohon tua maupun pepohonan dengan ranting yang terlihat lapuk.
Warga Diminta Aktif Melapor
Selain meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan, masyarakat juga diminta ikut membantu melakukan pengawasan terhadap kondisi pepohonan di lingkungan sekitar.
Jika menemukan pohon yang mati, miring, atau memiliki ranting kering dan berpotensi roboh ke badan jalan, warga diminta segera melaporkannya kepada BPBD atau instansi terkait melalui kanal pelaporan yang tersedia.
Langkah tersebut dinilai penting agar pohon yang berisiko tumbang dapat segera ditangani sebelum menimbulkan korban maupun mengganggu aktivitas masyarakat.
“Ini penting agar pohon yang berpotensi roboh dapat dilakukan pemangkasan secara berkala,” jelas Arief.
Menurutnya, pemangkasan secara berkala menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko dahan patah maupun pohon tumbang, khususnya pada pepohonan yang berada di sepanjang jalur yang ramai dilalui masyarakat.
Jangan Bakar Sampah di Dekat Pohon
BPBD Kota Cirebon juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang justru dapat memperburuk kondisi pohon saat musim kemarau.
Salah satunya adalah membakar sampah di sekitar pangkal pohon, terlebih pada pohon yang kondisinya sudah kering.
Arief menjelaskan, pembakaran sampah di sekitar akar atau pangkal pohon dapat mempercepat kerusakan bagian bawah batang. Selain itu, aktivitas tersebut juga berpotensi memicu kebakaran vegetasi di sekitar jalan.
“Kita perlu kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Maka kami imbau untuk menghindari membakar sampah di sekitar pangkal pohon kering karena dapat mempercepat pembusukan batang bagian bawah dan memicu kebakaran vegetasi di pinggir jalan,” kata Arief.
Pohon tumbang sendiri menjadi salah satu potensi bencana yang cukup sering terjadi di Kota Cirebon. Berdasarkan catatan BPBD Kota Cirebon, sepanjang 2026 sudah terjadi 38 kejadian pohon tumbang.
Dengan kondisi cuaca yang masih panas dan sejumlah pepohonan mulai mengering, masyarakat diimbau tidak mengabaikan potensi bahaya tersebut. Kewaspadaan dan pelaporan lebih awal diharapkan dapat mencegah pohon tumbang menimbulkan korban atau kerugian. (sep)
















