
INDRAMAYU – DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu mulai mematangkan strategi politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Salah satu target utama yang dicanangkan adalah meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Indramayu dengan sasaran rasional mencapai 20 kursi.
Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, H Taufik Hidayat, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar yang digelar di kantor DPD Golkar Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2026).
Taufik menegaskan, peringatan hari jadi partai tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan langkah pemenangan menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Menurutnya, penguatan struktur partai menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan perolehan suara sekaligus memperluas keterwakilan Golkar di lembaga legislatif daerah.
“Menghadapi Pemilu 2029, tentunya Golkar akan melakukan konsolidasi menyeluruh mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kita persiapkan strategi pemenangan baik untuk Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,” ujar Taufik.
Golkar Indramayu Bidik Tambahan Kursi di Setiap Dapil
Dalam menghadapi Pemilu 2029, Golkar Indramayu memasang target peningkatan jumlah kursi DPRD secara bertahap. Partai berlambang pohon beringin tersebut menargetkan penambahan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil).
Taufik menyebut, target keseluruhan sebanyak 20 kursi menjadi sasaran yang ingin dicapai melalui kerja organisasi, penguatan basis pemilih, serta strategi pemenangan yang disiapkan sejak dini.
“Target tentu harus ada peningkatan. Paling tidak di setiap dapil kita nambah satu kursi, dengan target keseluruhan secara rasional mencapai 20 kursi. Namun tentunya kita berupaya meraih sebanyak-banyaknya,” kata Taufik.
Untuk merealisasikan target tersebut, Golkar Indramayu akan memperkuat komunikasi dan koordinasi internal hingga tingkat paling bawah. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh struktur partai bergerak secara terarah dalam menjalankan program dan menjangkau masyarakat.
Golkar juga mengusung tema HUT ke-62, yakni “Golkar Bersama Rakyat, Kerja Nyata Rakyat Sejahtera”. Tema tersebut menjadi semangat bagi kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjalankan kerja politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Sementara itu, Golkar Indramayu tetap membawa moto perjuangan “Golkar Indramayu, Membagusi Bumi Wiralodra” sebagai dorongan untuk berkontribusi terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Konsolidasi Dimulai dari Musda hingga Tingkat RT dan RW
Untuk memperkuat organisasi, DPD Golkar Indramayu telah menyiapkan tahapan konsolidasi secara berjenjang. Agenda tersebut dimulai melalui Musyawarah Daerah (Musda), kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Kecamatan (Muscam) untuk menentukan ketua pengurus kecamatan.
Setelah itu, konsolidasi diteruskan melalui Musyawarah Desa (Musdes) guna membentuk kepengurusan partai di tingkat desa.
Pembentukan struktur tidak berhenti pada tingkat desa. Golkar Indramayu juga berencana membentuk Kelompok Karya (Pokar) hingga lingkungan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Selain memperluas jaringan organisasi, partai juga akan menyiapkan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Keberadaan saksi dipandang sebagai bagian penting dalam mendukung pelaksanaan strategi pemenangan pada hari pemungutan suara.
“Setelah Musdes, kita bentuk Kelompok Karya (Pokar) hingga tingkat RT dan RW, serta menyiagakan saksi di setiap TPS. Setelah konsolidasi struktur rampung, kita maraton menggelar pendidikan politik bagi seluruh pengurus dan kader hingga 2029,” terangnya.
Pendidikan politik tersebut akan menjadi salah satu agenda lanjutan setelah konsolidasi organisasi selesai. Melalui kegiatan ini, para pengurus dan kader diharapkan semakin memahami peran partai, memiliki kesiapan menghadapi kontestasi politik, serta mampu menjalankan tugas organisasi secara lebih efektif.
Buka Peluang bagi Calon Legislatif Potensial
Selain memperkuat struktur internal, Golkar Indramayu juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan tokoh potensial yang ingin maju sebagai calon anggota legislatif melalui partai tersebut.
Taufik menegaskan bahwa Golkar merupakan partai terbuka yang memberikan ruang bagi siapa pun yang memiliki komitmen untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keterbukaan tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan calon legislatif sekaligus menghadirkan figur-figur yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu.
Sementara itu, terkait bursa pencalonan dalam Musda mendatang, Taufik menjelaskan bahwa setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kompetisi. Meski demikian, bakal calon harus memenuhi persyaratan administratif dan memperoleh dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara.
“Jadi untuk Musda siapa saja boleh mencalonkan diri selama memenuhi kriteria administratif dan minimal kantongi 30 persen hak suara,” jelasnya.
HUT Golkar Diisi Kegiatan Sosial dan Budaya
Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kabupaten Indramayu juga diramaikan dengan sejumlah kegiatan sosial dan budaya. Rangkaian acara tersebut meliputi khitanan massal, pembagian sembako, lomba video pendek, hingga pentas seni tradisional khas Indramayu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan partai dengan masyarakat melalui aktivitas yang menyentuh berbagai kalangan.
Sementara itu, puncak peringatan HUT Partai Golkar tingkat Jawa Barat ditutup dengan apel akbar yang dipusatkan di Bandung.
Melalui rangkaian konsolidasi, penguatan kader, dan pembukaan peluang bagi calon legislatif potensial, Golkar Indramayu berupaya mempersiapkan diri lebih awal menghadapi Pemilu 2029. Target penambahan kursi DPRD hingga mencapai 20 kursi pun menjadi tantangan bagi partai untuk memperkuat kerja politik dan menjaga kedekatan dengan masyarakat Bumi Wiralodra. (oni)















