CIREBON – Efisiensi anggaran turut mengubah pola penggemblengan 32 calon Paskibraka Kota Cirebon 2026. Meski sejumlah pos kegiatan harus disesuaikan, kebutuhan makan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas.
Kepala Bakesbangpol Kota Cirebon, Eli Haryati, mengatakan efisiensi anggaran membuat pihaknya harus mencari strategi agar program pemusatan calon Paskibraka tetap berjalan optimal. Salah satu pos yang terdampak adalah honor narasumber profesional.
Padahal, sebelumnya Bakesbangpol berencana menghadirkan narasumber profesional untuk memberikan pembekalan, terutama terkait kemampuan menjadi teladan dan public speaking.
“Kalau dengan efisiensi ini kan honor terpaksa ditarik, tidak ada. Ya kita juga kan enggak mungkin memanggil profesional enggak dibayar,” ujar Eli saat ditemui di kantornya.
Sebagai gantinya, Bakesbangpol mengoptimalkan narasumber dari lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, seperti jajaran SKPD, camat, maupun pihak lain yang bersedia memberikan materi tanpa honor.
“Ya akhirnya kita pindah ke para SKPD seperti camat atau narasumber lain yang dengan ikhlas hati tidak berbayar tapi optimal,” katanya.
Meski anggaran diperketat, Eli memastikan kebutuhan makanan para calon Paskibraka tidak menjadi sasaran utama penghematan. Menurutnya, asupan makanan berkaitan langsung dengan kondisi fisik dan daya tahan tubuh peserta yang setiap hari menjalani latihan.
“Kita lebih mengutamakan pada menu, pada ekstra puding, karena itu kan menyangkut banget,” jelasnya.
Selain menu makanan, pola makan dan kebugaran peserta juga menjadi perhatian selama masa pemusatan. Para calon Paskibraka bahkan diminta menghindari makanan pedas dan minuman dingin.
“Tidak boleh yang namanya makan pedas, makan es, itu tidak boleh,” ungkap Eli.
Aturan tersebut juga berlaku bagi keluarga yang datang menjenguk. Mereka diminta tidak membawa makanan pedas maupun minuman dingin untuk para calon Paskibraka.
Langkah tersebut dilakukan agar kondisi fisik 32 calon Paskibraka tetap terjaga hingga seluruh rangkaian latihan dan persiapan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI selesai. (its)
















