
CIREBON – Ada momen menarik saat apel pagi yang dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Senin (7/9/2026).
Sesaat sebelum menyampaikan sambutan di Grage City Hub, Wali Kota Cirebon Effendi Edo sempat menengok ke arah barisan pejabat eselon II. Ia terlihat mencari sosok Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati yang tidak terlihat di barisan.
“Bu Wakil Wali Kota kelihatannya belum hadir ya,” ujar Effendi Edo singkat.
Setelah itu, Wali Kota melanjutkan sambutannya dan menyampaikan sejumlah pesan terkait rotasi serta promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Effendi Edo mengatakan, rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan dalam pemerintahan. Namun, ia menegaskan proses tersebut harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan kinerja.
Menurutnya, pelantikan kali ini sengaja digelar di ruang terbuka sebagai bentuk keterbukaan pemerintah daerah. Ia ingin proses pengambilan sumpah jabatan dapat disaksikan secara langsung dan tidak dilakukan dengan cara yang ditutup-tutupi.
“Surat undangan pelantikan sengaja diedarkan jauh-jauh hari, sejak hari Jumat sebelumnya, untuk mengantisipasi adanya koreksi yang tidak perlu serta memastikan kesiapan seluruh pihak yang dilantik,” katanya.
Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Effendi Edo juga menegaskan tidak ada ruang bagi praktik jual beli jabatan maupun sistem titipan dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Cirebon.
Ia menyebut pemilihan pejabat dilakukan berdasarkan kinerja dan prestasi kerja masing-masing individu, bukan karena kedekatan, titipan pihak tertentu maupun faktor finansial.
“Jika ada yang mengatakan bahwa kenaikan jabatan ini adalah titipan atau hasil perjuangan dari pihak tertentu, itu tidak benar dan merupakan kebohongan. Kami memilih rekan-rekan semua murni berdasarkan kinerja,” tegasnya.
Ia menyampaikan, proses penataan karier ASN dilakukan melalui koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Pemkot Cirebon, lanjutnya, berkomitmen menerapkan sistem merit dan manajemen talenta dalam penempatan serta pengembangan karier ASN.
Dengan sistem tersebut, seluruh ASN memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensi dan kinerja terbaiknya.
“Tidak ada lagi penempatan berdasarkan kedekatan atau finansial, semua ASN memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menduduki posisi strategis,” ujarnya.
ASN Akan Dievaluasi Setiap Tiga Bulan
Wali Kota mengatakan rotasi dan mutasi ASN akan dilakukan secara berkelanjutan. Kebijakan tersebut salah satunya untuk mencegah karier pegawai mandek dalam posisi yang sama dalam waktu terlalu lama.
Berdasarkan evaluasi sebelumnya, masih ditemukan pegawai yang menduduki posisi yang sama selama enam hingga sembilan tahun.
Menurut Effendi Edo, rotasi juga diperlukan untuk mengurangi kejenuhan sekaligus memberikan tantangan baru kepada pegawai. Dengan penempatan yang tepat, potensi masing-masing ASN dapat dipetakan untuk kebutuhan organisasi ke depan.
Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, ia meminta Sekda dan BKPSDM melakukan evaluasi kinerja secara berkala.
Evaluasi terhadap pejabat yang baru dilantik akan dilakukan setiap tiga bulan.
“Setelah yang dilantik hari ini, saya minta Pak Sekda dan BKPSDM untuk mengevaluasi per tiga bulan. Jika dalam beberapa kali evaluasi kinerjanya baik, insya Allah bisa naik. Sebaliknya, jika kinerjanya tidak baik, itu menjadi risiko masing-masing,” tegasnya.
Ia berharap penerapan manajemen talenta dapat mengubah pola penempatan pegawai dari cara-cara lama yang subjektif menjadi sistem yang lebih objektif, transparan dan berbasis kompetensi.
Para pejabat yang baru dilantik maupun yang mendapat rotasi pun diminta segera menunjukkan kinerja nyata dan membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing.
Daftar Pejabat Eselon III yang Dilantik
Sejumlah pejabat eselon III yang mendapatkan promosi dan rotasi di antaranya:
Akhmad Amin – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.
Deni Juhana – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Ferry Djunaedi – Sekretaris Inspektorat.
Agus Gumelar – Kepala Bagian Keuangan RSD Gunung Jati.
Dewi Fitriyani – Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Bakesbangpol.
Dicky Mardianto – Sekretaris Kecamatan Harjamukti.
Listianingrum – Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup.
Nia Nurul Hayat, S.Pd – Kepala Bidang Kurikulum dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan.
Olly Indira Febianti – Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3APPKB.
Parwanti – Kepala Bidang Pengendalian, Pemadaman dan Penyelamatan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Pejabat Eselon IV
Sementara itu, pejabat eselon IV yang mendapatkan promosi dan rotasi antara lain:
Andri Adipratama – Kasubag Umum dan Kepegawaian BPKPD.
Asep Leksana – Kepala UPT Pertamanan dan Pemakaman DPRKP.
Miftahul Abror – Kasubag Program dan Keuangan Dinas Damkar dan Penyelamatan.
Muh Taufiq Rizal – Lurah Kalijaga.
Nurani Yuni Purwanti – Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup.
Risma Rismaya Asyifa – Kasubag Umum dan Kepegawaian DP3APPKB.
Wita Herawati – Kasubag Program dan Keuangan Dinas Kesehatan.
Yani Hardani – Kasubag Umum dan Kepegawaian BKPSDM.
Yogga Feby Pratama – Lurah Jagasatru.
Yudi Setiadi – Kasi Trantib Kecamatan Lemahwungkuk.
Dini Novianti – Kasi Pemerintahan Umum Kelurahan Kesenden.
Iffatunnisa Ryanti – Kasubag TU UPT Pembibitan dan Pembinaan Olahraga Dispora.
Retni Rini – Kasubag Program dan Keuangan Kecamatan Lemahwungkuk.
Siti Maemunah – Kasubag Program dan Keuangan Kecamatan Kejaksan. (abd)















