CIREBON – Upaya Pemerintah Kota Cirebon menggenjot kunjungan wisatawan mulai menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, sebanyak 2,67 juta wisatawan telah berkunjung ke Kota Wali selama semester pertama 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,65 juta merupakan wisatawan domestik, sedangkan 22.915 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa Kota Cirebon memiliki daya tarik kuat sebagai salah satu tujuan wisata.
Menurutnya, tren positif tersebut tidak terlepas dari semakin beragamnya daya tarik wisata, penyelenggaraan berbagai event berskala nasional, serta dukungan akses transportasi yang semakin modern.
Meski demikian, hingga kini Kota Cirebon masih mengandalkan wisata budaya dan sejarah, kuliner, serta destinasi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat lokal.
“Angka kunjungan kita alhamdulillah meningkat. Di semester pertama kemarin cukup tinggi,” ungkap Agus, kemarin.
Ia menjelaskan, capaian pada semester pertama 2026 menunjukkan geliat pariwisata Kota Cirebon terus bergerak positif setelah sempat mengalami penurunan pada 2024.
Berdasarkan data Disbudpar, jumlah kunjungan wisatawan pada 2022 mencapai 2,55 juta orang. Angka tersebut meningkat menjadi 2,61 juta pada 2023, sebelum turun menjadi 2,46 juta pada 2024.
Memasuki 2025, tren kembali positif dengan jumlah kunjungan mencapai 2,67 juta wisatawan.
Dengan demikian, capaian 2,67 juta wisatawan hanya dalam enam bulan pertama 2026 sudah menyamai total kunjungan sepanjang 2025.
“Capaian sepanjang 2025 dan paruh pertama 2026 menjadi capaian tertinggi selama lima tahun terakhir. Ini menunjukkan pemulihan sektor pariwisata yang terus bergerak positif,” jelasnya.
Agus menegaskan, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab bagi Disbudpar untuk mempertahankan dan meningkatkan tren positif tersebut.
Karena itu, selain memastikan sarana dan prasarana pariwisata tetap optimal, Disbudpar terus mendorong promosi destinasi serta memperkuat agenda kegiatan budaya yang masuk dalam kalender pariwisata Kota Cirebon.
Agus pun optimistis jumlah kunjungan wisatawan masih akan terus bertambah hingga akhir 2026.
“Kami optimis jumlah kunjungan ini akan bertumbuh hingga akhir 2026,” katanya. (sep)
















