Santri Al Hikmah Juara 2 Panahan Tingkat Jabar, Faiz Bintang Rajendra Juga Hafal 8 Juz Al-Qur’an

Santri Al Hikmah Cirebon, Faiz Bintang Rajendra, meraih Juara 2 Panahan Jabar Series 2. Ia juga memiliki hafalan 8 juz Al-Qur'an dan cita-cita TNI AU.

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu (PTQT) Al Hikmah, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Kali ini, prestasi datang dari bidang olahraga. Salah satu santrinya, Faiz Bintang Rajendra, berhasil meraih Juara 2 kategori SMA dalam ajang Kejuaraan Panahan Jabar Series 2 yang digelar di Stadion Majalengka.

Siswa Madrasah Aliyah (MA) Al Hikmah 2 Dukupuntang tersebut sukses menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan atlet panahan tingkat Jawa Barat. Capaian ini sekaligus menambah daftar prestasi yang telah diraih keluarga besar Pesantren Al Hikmah, khususnya dalam mengembangkan potensi santri di bidang akademik, keagamaan, maupun olahraga.

Menariknya, prestasi Bintang di arena panahan berjalan beriringan dengan pencapaiannya dalam menghafal Al-Qur’an. Hingga saat ini, remaja kelahiran Subang, 21 Oktober 2008, tersebut telah menghafal sebanyak 8 juz Al-Qur’an.

Bagi Bintang, pencapaian tersebut merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan dukungan dari banyak pihak.

Siswa yang akrab disapa Bintang itu mengaku tidak pernah menyangka bisa mencapai hafalan 8 juz selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Terlebih, ia harus meninggalkan kampung halaman sejak tiga tahun lalu untuk menimba ilmu di PTQT Al Hikmah, Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Awalnya, menghafal Al-Qur’an dalam jumlah tersebut terasa seperti sesuatu yang sulit diwujudkan. Namun, berkat proses pembelajaran yang dijalani secara konsisten, keinginan itu perlahan menjadi kenyataan.

Bintang pun menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan motivasi. Ia juga mengapresiasi para pembimbing di pesantren yang dengan sabar mendampingi perjalanan pendidikan dan hafalan Al-Qur’annya.

Putra pertama dari dua bersaudara pasangan Kapten Kavaleri Oksar Budi Raharjo dan Kustiah, S.Pd., tersebut memang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia olahraga.

Ayahnya bertugas di Asmil BRIGKAV 1/LA, Tangerang, Banten, sedangkan ibunya merupakan seorang pendidik di YONKAV 9 Tangerang, Banten.

Selain menekuni panahan, Bintang juga mengagumi sosok legenda bola basket dunia, Kobe Bryant. Semangat pantang menyerah menjadi salah satu prinsip yang dipegangnya dalam menjalani berbagai aktivitas.

Hal itu tercermin dari semboyan yang selalu memotivasinya, yakni “I may lose, but I’ll never stop trying” atau saya mungkin bisa kalah, tetapi tidak akan pernah berhenti mencoba.

Dengan semangat tersebut, Bintang juga memiliki cita-cita untuk menjadi anggota TNI Angkatan Udara (TNI AU). Prestasi di bidang olahraga dan pencapaian hafalan Al-Qur’an menjadi bagian dari bekal yang terus ia bangun untuk meraih masa depan.

Orang Tua Apresiasi Perjuangan Bintang

Keberhasilan Bintang meraih Juara 2 panahan tingkat Jawa Barat mendapat sambutan penuh rasa syukur dari keluarganya.

Kapten Kavaleri Oksar Budi Raharjo, selaku ayah, mengungkapkan rasa bahagia atas pencapaian putra sulungnya tersebut. Ia berharap keberhasilan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi yang lebih besar pada masa mendatang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Pesantren Al Hikmah yang telah memberikan kasih sayang, pendidikan, ilmu, bimbingan, serta dukungan kepada putranya selama menjalani kehidupan di pondok pesantren.

Menurutnya, keberhasilan Bintang bukan hanya terlihat dari prestasi Juara 2 pada kompetisi panahan tingkat Jawa Barat, tetapi juga dari perkembangan hafalan Al-Qur’an yang kini mencapai 8 juz.

Meski demikian, ia mengingatkan putranya agar tidak cepat berpuas diri. Perjalanan untuk meraih cita-cita masih panjang sehingga semangat belajar dan kedisiplinan harus terus dijaga.

“Ini baru permulaan. Masih jauh perjalanan. Rajinlah belajar untuk mengejar cita-cita,” pesannya.

Al Hikmah Dorong Santri Kembangkan Potensi Diri

Kepala MA Al Hikmah 2 Dukupuntang, Maman Herman, S.Pd.I., didampingi Wakil Kepala Bidang Kurikulum Muhamad Sumantri, S.Pd., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Bintang.

Pihak sekolah berharap Bintang dapat terus meningkatkan kemampuannya, baik dalam bidang akademik maupun olahraga. Selain itu, target menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz juga diharapkan bisa diwujudkan sebagai bekal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Selama tinggal di lingkungan pesantren, Bintang dinilai menunjukkan perkembangan karakter yang positif. Ia tumbuh menjadi santri yang mandiri, kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos Dukupuntang, Nina Nurohmah, M.Si., Al Hafidzah, menjelaskan bahwa Yayasan Al Hikmah merupakan lembaga yang bergerak di bidang dakwah, sosial, dan pendidikan.

Lembaga tersebut menaungi sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga madrasah aliyah (MA).

Khusus siswa SMP dan MA, yayasan menerapkan sistem pendidikan berbasis asrama atau pesantren. Para santri diwajibkan tinggal selama 24 jam di lingkungan pondok dan mengikuti berbagai aktivitas pendidikan serta pembinaan karakter.

Menurut Nina, sistem pendidikan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi setiap santri agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.

Pihak yayasan berupaya memfasilitasi kemampuan santri tidak hanya dalam menghafal dan mendalami Al-Qur’an, tetapi juga dalam bidang akademik, olahraga, kreativitas, serta pengembangan diri.

Prestasi Faiz Bintang Rajendra menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan bakat di luar bidang keagamaan.

Capaian hafalan 8 juz Al-Qur’an dan keberhasilan meraih Juara 2 Panahan Jabar Series 2 menunjukkan bahwa santri memiliki kesempatan luas untuk berprestasi dalam berbagai bidang.

Yayasan Al Hikmah berharap pencapaian Bintang dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya agar terus menggali kemampuan, berani mencoba hal baru, serta tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. (abd)