CIREBON – Pohon-pohon berukuran besar dengan dahan kering di kawasan olahraga Bima, Kota Cirebon, menjadi perhatian Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).
Untuk mengantisipasi dahan patah maupun potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan, DPRKP mengerahkan pasukan biru untuk melakukan pemangkasan.
Pemangkasan tersebut dilakukan dalam agenda Grebeg Jumat yang digelar rutin setiap pekan. Seluruh personel disebar ke sejumlah titik yang sebelumnya masuk dalam pemetaan sebagai lokasi yang membutuhkan penanganan.
Salah satu sasaran kegiatan Jumat (18/9) adalah jalur masuk kawasan olahraga Bima. Di lokasi tersebut, sejumlah pohon tumbuh menjulang dengan beberapa bagian dahan terlihat sudah mengering.
Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani sebelum menimbulkan persoalan, terutama bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Kepala DPRKP Kota Cirebon Wandi Sofyan mengatakan, pemangkasan pohon sebenarnya merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara rutin.
Namun, setiap Jumat, seluruh personel pasukan biru dikerahkan secara lebih masif melalui program Grebeg Jumat.
“Itu kegiatan rutin, kebetulan setiap Jumat ada kegiatan Grebeg Jumat oleh UPT, dan salah satunya pemangkasan di kawasan Bima,” ungkap Wandi kepada Rakyat Cirebon, Jumat (18/9).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menyasar satu lokasi. Personel dibagi berdasarkan tugas dan ditempatkan di sejumlah titik yang sudah ditentukan.
Langkah tersebut dilakukan agar penanganan berbagai persoalan lingkungan dan fasilitas di ruang publik dapat dilakukan secara bersama-sama dan lebih cepat.
Berdasarkan pemetaan dan laporan yang diterima DPRKP, terdapat tujuh titik yang menjadi sasaran Grebeg Jumat pada 18 September.
Titik pertama berada di ruang milik jalan (Rumija) Jalan Terusan Pemuda, mulai dari depan Lotte Mart hingga Jalan Binawan. Di lokasi ini, tim melakukan penanganan sesuai kondisi lapangan.
Selanjutnya, pasukan biru bergerak ke median Jalan Wahidin. Fokus kegiatan di lokasi tersebut adalah merapikan pot-pot tanaman agar kawasan median jalan terlihat lebih tertata.
Tim lainnya melakukan perapian dan pemangkasan pohon di Jalan Terusan Pemuda, mulai dari kawasan C Hotel hingga menuju kantor DPUTR.
Sementara itu, titik berikutnya berada di kawasan TPU Kemlaten Blok A dan B. Personel melakukan kegiatan perapian sekaligus pembersihan lingkungan.
Penanganan juga dilakukan di median Jalan Cipto Mangunkusumo. Tim diturunkan untuk memastikan area tersebut tetap bersih dan tertata.
Selain pekerjaan fisik, DPRKP juga mengerahkan tim penyiraman di sejumlah ruas jalan. Kegiatan tersebut dilengkapi dengan dropping air bersih untuk masyarakat di Kelurahan Argasunya.
Adapun titik terakhir berada di kawasan olahraga Bima. Di lokasi ini, fokus pekerjaan adalah merapikan sekaligus memangkas pohon, terutama bagian dahan yang sudah kering dan berpotensi membahayakan.
Wandi menegaskan, pola kerja pasukan biru dilakukan secara bertahap dengan menyasar titik-titik yang dinilai membutuhkan penanganan.
Selain berdasarkan hasil pemetaan internal, DPRKP juga membuka ruang bagi laporan atau permintaan masyarakat terkait kondisi lingkungan dan fasilitas publik yang perlu ditangani.
“Sedikit-sedikit, bertahap kita sasar semua, termasuk jika ada permintaan masyarakat, kita akan layani semaksimal mungkin,” pungkasnya. (sep)
Tags
















