CIREBON – Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) bersama Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon kembali memberangkatkan 28 jamaah melalui program umroh gratis pada Kamis pagi, 27 Agustus 2026.
Sebanyak 28 jamaah tersebut dilepas dari halaman Kantor YPSGJ Cirebon. Program umroh gratis dengan fasilitas all in ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen sosial yayasan kepada civitas akademika dan para mitra kerja.
Ketua YPSGJ, Prof Dr Mukarto Siswoyo MSi, bersama istri turut bergabung dalam rombongan. Para penerima program berasal dari berbagai kalangan, di antaranya dosen, tenaga kependidikan, karyawan, mahasiswa, personel keamanan, petugas kebersihan, mitra kerja, hingga insan media.
Mukarto mengatakan, program umroh gratis tersebut telah menjadi agenda rutin YPSGJ sejak pertama kali digulirkan pada 2011. Tahun 2026 menjadi pelaksanaan program yang ke-15.
Menurutnya, penerima manfaat program tidak hanya berasal dari lingkungan internal UGJ, tetapi juga sejumlah pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan yayasan.
“Program ini diadakan sebagai bentuk kesalehan sosial lembaga, wujud rasa syukur atas kemajuan UGJ, serta sarana mempererat kolaborasi dan dukungan keberlanjutan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Mukarto.
Ia menjelaskan, program umroh gratis menjadi salah satu bentuk penghargaan YPSGJ kepada mereka yang telah memberikan kontribusi, dukungan, dan pengabdian bagi lembaga.
Melalui kegiatan tersebut, YPSGJ berharap keberkahan dari perjalanan ibadah para jamaah turut membawa dampak positif bagi perkembangan UGJ ke depan.
“Harapannya, UGJ semakin maju, berprestasi, dan terus menjadi universitas pilihan utama masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Rektor UGJ Cirebon, Prof Dr Ir Achmad Faqih MM, mengatakan pelaksanaan program umroh gratis ke-15 ini menjadi bukti konsistensi kepedulian sosial YPSGJ dan UGJ.
Menurut Faqih, kegiatan tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan perhatian yayasan terhadap berbagai elemen yang berada di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Program umroh tahun 2026 diperuntukkan bagi para pemangku kepentingan yayasan. Penerimanya mencakup tenaga kependidikan, dosen, mahasiswa, tenaga kerja mitra, insan media massa, serta unsur masyarakat lainnya.
Faqih berharap program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi dorongan spiritual bagi seluruh keluarga besar YPSGJ dan UGJ.
Pihaknya berharap nilai-nilai kebaikan dan keberkahan dari program tersebut dapat terus mengiringi perjalanan lembaga dalam memberikan kontribusi di bidang pendidikan dan sosial.
“Melalui kegiatan sosial dan keagamaan ini, kami berharap lembaga dapat terus berkembang, semakin bermartabat, dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat di masa mendatang,” pungkasnya. (abd)
















