
INDRAMAYU – Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mengapresiasi kepedulian Sanggar Seni Tarling Intan Sanjaya yang menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan yang digelar pada akhir pekan tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim. Di sisi lain, kegiatan ini menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat berjalan beriringan dengan kegiatan sosial dan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, Wabup Syaefudin mengapresiasi Sanggar Seni Tarling Intan Sanjaya yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kesenian tidak hanya berfungsi sebagai sarana menyalurkan kreativitas dan memberikan hiburan, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Seni bukan hanya tentang kreativitas dan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syaefudin.
Ia menilai, kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim sejalan dengan semangat Indramayu REANG. Salah satu bentuk implementasinya adalah dengan menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sejalan dengan semangat Indramayu REANG. Nilai religius diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, sementara semangat gotong royong hadir dalam kebersamaan membantu mereka yang membutuhkan,” tuturnya.
Syaefudin pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus ditumbuhkan agar berkembang di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Indramayu.
Ia berharap Desa Eretan Wetan dapat menjadi contoh bahwa kebersamaan dan gotong royong mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Mari jadikan Eretan Wetan sebagai contoh bahwa dengan bersatu, bergotong royong, dan saling peduli, kita dapat menghadirkan banyak kebaikan bagi masyarakat,” kata Syaefudin.
Lebih lanjut, Syaefudin menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Indramayu. Karena itu, mereka perlu mendapatkan perhatian, kasih sayang, pendidikan, serta kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak yatim tidak berjalan sendirian. Mereka adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Indramayu yang harus kita jaga, kita perhatikan, dan kita dukung agar dapat meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya. (oni)















