
INDRAMAYU — Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sejarah desa dan turut menjaga warisan leluhur yang memiliki nilai budaya serta sejarah.
Menurut Syaefudin, pengenalan sejarah desa penting dilakukan sebagai upaya menjaga identitas dan kearifan lokal agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
Dorongan tersebut disampaikan Syaefudin dalam berbagai kegiatan masyarakat yang dihadirinya. Salah satunya saat menghadiri kegiatan Unjungan Mbah Buyut Bagong di Desa Manggungan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada 4 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengingat dan menghargai sejarah, perjuangan, serta kearifan lokal para leluhur yang telah memberikan keteladanan bagi generasi penerus.
Mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, Syaefudin mengatakan keberadaan situs, petilasan, maupun tradisi yang berkaitan dengan para leluhur memiliki nilai sejarah dan budaya yang patut dijaga dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk tidak melupakan akar sejarah dan budaya daerahnya,” ujar Syaefudin.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, pembangunan juga harus diarahkan pada pembentukan manusia yang memiliki karakter, berbudaya, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
“Pembangunan daerah juga membangun manusia yang berkarakter, berbudaya, menghormati leluhur, dan peduli terhadap sesama,” katanya.
Syaefudin berharap kegiatan kemasyarakatan seperti Unjungan Mbah Buyut Bagong dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan para sesepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya, serta seluruh elemen masyarakat.
Selain memperkuat hubungan sosial, pelestarian budaya dan sejarah lokal dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari wisata budaya dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi dan kearifan lokal di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus mendorong pelestarian budaya, sejarah, dan kearifan lokal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah,” pungkasnya. (tar)















