
INDRAMAYU – Mantan Bupati Indramayu, H Taufik Hidayat, berpeluang besar kembali memimpin Partai Golkar Kabupaten Indramayu. Pasalnya, hingga penutupan pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, hanya namanya yang tercatat sebagai kandidat dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar pada 8–9 November 2026.
Taufik Hidayat tanpa lawan dalam Musda Golkar Indramayu menjadi perhatian menjelang penentuan kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut. Saat ini, Taufik masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.
Berdasarkan hasil penjaringan yang dilakukan panitia Musda, tidak ada kandidat lain yang menyerahkan berkas pencalonan hingga batas akhir pendaftaran pada 5 November 2026. Dengan demikian, Taufik menjadi satu-satunya nama yang akan mengikuti tahapan pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.
Ketua Organizing Committee (OC) DPD Partai Golkar Indramayu, Wawang Irawan, membenarkan bahwa hanya satu kandidat yang mendaftar sejak proses penjaringan dibuka hingga resmi ditutup.
Menurut Wawang, kandidat tunggal tersebut adalah Taufik Hidayat yang telah mengantongi dukungan dari mayoritas Pengurus Kecamatan (PK), serta sejumlah organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar.
“Hanya satu nama, yakni Pak Taufik Hidayat yang mendaftar sebagai calon ketua, yang sudah mengantongi dukungan 31 PK (Pengurus Kecamatan), dan beberapa organisasi pendiri serta organisasi sayap,” ujar Wawang kepada awak media.
Dukungan dari 31 PK tersebut menjadi modal politik penting bagi Taufik dalam menghadapi Musda. Terlebih, tidak munculnya kandidat lain hingga penutupan pendaftaran membuat persaingan dalam perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Indramayu tidak diwarnai kontestasi antarkandidat.
Meski demikian, pelaksanaan Musda tetap menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi internal partai untuk periode mendatang.
Taufik Ingin Benahi Kepengurusan Golkar Indramayu
Sementara itu, Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa keinginannya kembali memimpin Partai Golkar Indramayu dilandasi tekad untuk melakukan pembenahan organisasi.
Ia menilai, penguatan struktur partai menjadi salah satu pekerjaan penting agar Golkar mampu mempertahankan eksistensinya sekaligus meningkatkan kekuatan politik di Kabupaten Indramayu.
Salah satu agenda yang ingin dilakukannya apabila terpilih sebagai ketua definitif adalah melakukan perombakan kepengurusan. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan komposisi pengurus yang lebih solid, efektif, dan mampu menjalankan program partai hingga tingkat kecamatan.
Menurut Taufik, pembenahan organisasi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik nasional pada 2029.
Ia menargetkan Partai Golkar Indramayu tidak hanya mampu mempertahankan perolehan suara, tetapi juga kembali memperkuat posisinya sebagai partai pemenang dalam Pemilu 2029.
“Ini semua untuk kemajuan organisasi partai. Apalagi, Golkar partai terbesar dengan jumlah suara terbanyak di Indramayu, dan saya juga ingin partai ini menjadi partai pemenang di Pemilu tahun 2029,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi internal menjadi salah satu prioritas yang ingin didorong Taufik apabila kembali mendapatkan mandat memimpin Golkar Indramayu.
Selain memperkuat struktur kepengurusan, tantangan berikutnya adalah menjaga soliditas kader dan membangun kerja politik yang lebih efektif. Hal ini dinilai penting agar mesin partai dapat bekerja maksimal dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Musda Golkar Indramayu Jadi Penentu Kepemimpinan
Musda DPD Partai Golkar Indramayu yang dijadwalkan berlangsung pada 8–9 November 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi partai tersebut.
Dengan hanya satu kandidat yang mendaftarkan diri, perhatian kini tertuju pada proses pelaksanaan Musda dan tahapan penetapan ketua definitif.
Jika nantinya terpilih, Taufik Hidayat akan menghadapi pekerjaan besar untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan strategi pemenangan Pemilu 2029.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga kekuatan politik Golkar di Kabupaten Indramayu, mempererat hubungan antarkader, serta meningkatkan kinerja organisasi hingga tingkat akar rumput.
Musda kali ini pun bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi titik awal bagi Golkar Indramayu untuk menentukan langkah politik dan strategi organisasi dalam menghadapi persaingan Pemilu 2029. (oni)















