CIREBON – Sejumlah ruas jalan di Kota Cirebon bakal semakin terang. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyiapkan pemasangan 115 titik penerangan jalan umum (PJU) ornamen di enam ruas jalan di Kota Cirebon.
Program tersebut merupakan bagian dari pengadaan dan pemasangan Alat Penerangan Jalan (APJ) Tahun Anggaran 2026. Pemasangan PJU menjadi salah satu upaya Pemprov Jabar meningkatkan keselamatan sekaligus kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di jalan, khususnya pada malam hari.
Kasubag Tata Usaha UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, Dian Martiana, mengatakan sosialisasi pekerjaan pengadaan dan pemasangan PJU UPTD IV Tahap 1 Tahun Anggaran 2026 di Kota Cirebon telah dilakukan bersama para camat dan perangkat wilayah.
Menurut Dian, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jabar dalam meningkatkan kualitas penerangan jalan di sejumlah daerah.
“Program penerangan jalan umum ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jalan,” kata Dian, Rabu (16/9).
Ia menjelaskan, pemasangan PJU tidak hanya menyasar Kota Cirebon. Program serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain di Jawa Barat.
Khusus untuk tahap pertama di Kota Cirebon, PJU ornamen akan dipasang pada enam ruas jalan dengan total 115 titik.
“Untuk tahap pertama di Kota Cirebon, program PJU ornamen dilaksanakan di beberapa ruas jalan, tetapi ada juga di wilayah lainnya di Jawa Barat. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Adapun sebaran 115 titik PJU ornamen tersebut terdiri dari 47 titik di Jalan Kesambi, 9 titik di Jalan Lawanggada, 25 titik di Jalan Pulasaren, 8 titik di Jalan Kasepuhan, 6 titik di Jalan Aryodinoto, serta 20 titik di Jalan Kalitanjung.
Dengan jumlah tersebut, Jalan Kesambi menjadi ruas jalan yang mendapatkan pemasangan PJU ornamen paling banyak dalam program tahap pertama ini.
Selain pemasangan lampu baru, Pemprov Jabar juga membuka peluang pemanfaatan kembali tiang lampu penerangan jalan yang nantinya diganti.
Dian mengatakan, tiang PJU lama yang masih dalam kondisi layak dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Cirebon. Namun, pemanfaatannya harus diajukan secara resmi melalui surat kepada pihak terkait.
“Untuk tiang-tiang lampu penerangan jalan yang diganti, kalau Pemerintah Kota Cirebon membutuhkan dan masih dinilai layak, bisa dihibahkan. Silakan pemkot mengajukan melalui surat,” tuturnya.
Dian berharap pelaksanaan program peningkatan penerangan jalan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
Ia menyebut program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jawa Barat Caang, yakni menghadirkan kondisi jalan yang lebih terang sehingga dapat menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Mari kita dukung bersama program Jawa Barat Caang, sehingga jalan-jalan menjadi lebih terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Kesambi Eko Budiyanto menyambut positif program peningkatan penerangan jalan yang dilaksanakan Pemprov Jabar. Terlebih, wilayah Kesambi mendapatkan porsi pemasangan PJU ornamen paling banyak, yakni 47 titik.
Eko menilai penerangan jalan yang memadai memiliki peran penting bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
“Kami tentu mengapresiasi dan berterima kasih atas adanya program peningkatan penerangan jalan ini. Mudah-mudahan dengan penerangan yang lebih baik, masyarakat yang beraktivitas di malam hari bisa merasa lebih aman dan nyaman,” kata Eko.
Ia juga berharap koordinasi antara pemerintah provinsi, Pemkot Cirebon, kecamatan, hingga perangkat wilayah dapat terus diperkuat selama proses pelaksanaan pekerjaan.
Menurutnya, koordinasi diperlukan agar pemasangan PJU dapat berjalan lancar serta tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.
“Kami siap mendukung dan membantu koordinasi di wilayah, agar pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Eko menambahkan, peningkatan penerangan jalan tersebut sejalan dengan program Jawa Barat Caang yang diarahkan untuk menciptakan ruas jalan yang lebih terang, aman, dan nyaman.
“Menurut kami, program ini sangat baik karena menjadi bagian dari upaya Jawa Barat Caang. Dengan penerangan jalan yang lebih baik, tentu masyarakat yang beraktivitas pada malam hari bisa merasa lebih aman dan nyaman. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya. (its)
















