Pemkab Cirebon Betonisasi Jalan Pegagan-Lemahtamba

Ruas Jalan Pegagan - Lemahtamba mulai dilakukan betonisasi oleh Pemkab Cirebon

CIREBON – Peningkatan infrastruktur ruas jalan Pegagan-Lemahtamba mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon. Ruas jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat tersebut mulai direalisasikan melalui program betonisasi secara bertahap.

Tokoh masyarakat Desa Karanganyar, Kecamatan Panguragan, Moh Yakub, mengapresiasi langkah Pemkab Cirebon dalam meningkatkan kondisi jalan tersebut. Apresiasi disampaikan kepada Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, serta jajaran perangkat daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Menurut Yakub, ruas jalan Pegagan-Lemahtamba memiliki peran strategis karena menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan Kecamatan Kapetakan dengan Kecamatan Panguragan.

“Terima kasih kepada Pak Bupati, Ketua DPRD dan jajaran SKPD, khususnya Dinas PUTR yang sudah merealisasikan peningkatan jalan Pegagan-Lemahtamba,” ujar Yakub kepada Radar Cirebon, Rabu (9/9).

Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 7 kilometer dan melintasi sejumlah desa. Di antaranya Desa Karanganyar dan Desa Kroya di Kecamatan Panguragan, serta Desa Cantilan, Pegagan Lor, dan Pegagan Kidul di Kecamatan Kapetakan.

Tahun ini, pemerintah mulai merealisasikan betonisasi di sejumlah titik ruas jalan tersebut. Salah satunya dari arah jembatan menuju Lemahtamba, Kecamatan Panguragan, dengan panjang sekitar 223 meter dan lebar 5 meter.

“Betonisasi juga dilanjutkan dari Desa Dukuh, Kecamatan Kapetakan, menuju arah Kroya dengan panjang sekitar 512 meter dan lebar 4,5 meter,” jelasnya.

Mantan Kuwu Desa Karanganyar itu berharap pembangunan ruas jalan Pegagan-Lemahtamba tidak berhenti pada tahun ini. Pasalnya, jalan tersebut memiliki fungsi strategis bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi warga di wilayah yang dilintasinya.

Karena itu, ia meminta agar pembangunan ruas jalan tersebut tetap masuk dalam skala prioritas Pemkab Cirebon pada tahun-tahun berikutnya.

“Kami akan terus mengawal dan berharap jalan ini tetap menjadi prioritas setiap tahun. Sebab, jalan ini merupakan akses satu-satunya dan sangat vital bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Yakub, pembangunan secara bertahap merupakan langkah yang realistis mengingat panjang ruas jalan yang mencapai sekitar 7 kilometer. Meski dilakukan bertahap, peningkatan jalan diharapkan terus berlanjut hingga seluruh ruas dapat diperbaiki.

“Dengan panjang ruas yang mencapai sekitar 7 kilometer, pembangunan secara menyeluruh memang membutuhkan waktu. Artinya, dilakukan secara bertahap,” pungkasnya. (sam)