
CIREBON – Persoalan pengangguran di Kabupaten Cirebon masih membutuhkan langkah konkret, terutama dalam memperluas akses kerja sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat.
Salah satu peluang yang dinilai dapat dimanfaatkan masyarakat adalah program magang ke luar negeri. Program tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mempelajari keterampilan, budaya, disiplin, dan etos kerja di negara tujuan.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Nurholis SPdI, menyambut baik program magang luar negeri yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat tersebut.
Menurutnya, kesempatan mengikuti magang di luar negeri harus dimanfaatkan secara serius oleh masyarakat. Selain memberikan pengalaman kerja, program tersebut dinilai dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cirebon.
“Program ini tentu menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat. Tidak hanya untuk mendapatkan pengalaman bekerja, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan wawasan,” ujar Nurholis.
Ia menekankan, manfaat program magang luar negeri seharusnya tidak berhenti ketika peserta menyelesaikan masa magang dan kembali ke daerah.
Pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh selama berada di luar negeri diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan maupun lingkungan kerja di Kabupaten Cirebon.
Menurut Nurholis, peserta magang dapat mempelajari berbagai hal, mulai dari budaya kerja, kedisiplinan, hingga etos kerja yang diterapkan di negara tujuan.
“Yang penting setelah kembali, pengalaman itu bisa diterapkan. Bahkan kalau bisa ditularkan kepada masyarakat lainnya,” katanya.
Tak Sekadar Berangkat dan Bekerja
Kang Holis, sapaan akrab Nurholis, menegaskan keberhasilan program magang luar negeri tidak cukup hanya diukur dari banyaknya peserta yang diberangkatkan.
Indikator yang lebih penting, kata dia, adalah sejauh mana keterampilan dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke Kabupaten Cirebon.
Pengalaman selama mengikuti program tersebut bahkan dapat menjadi modal untuk mengembangkan potensi ekonomi maupun menciptakan peluang usaha baru.
Karena itu, peserta magang perlu didorong agar mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama berada di luar negeri. Dengan begitu, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
“Jangan sampai setelah pulang, pengalaman itu berhenti begitu saja. Harus ada upaya untuk mengembangkan potensi yang sudah didapat selama magang,” pungkasnya. (zen)















