KUNINGAN – Polres Kuningan menggelar Lomba Dai Polres Kuningan untuk kategori SMP dan SMA sederajat di Gedung Serba Guna Wira Satya Pradhana dan Masjid Al-Aman Mapolres Kuningan, Minggu (30/8).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diikuti 40 peserta. Perlombaan mengangkat tema “Jadilah Dai yang Menebar Kebaikan, Menyinari Hati, Menginspirasi Negeri.”
Peserta terdiri atas 20 pelajar kategori SMP/sederajat dan 20 peserta kategori SMA/sederajat. Mereka merupakan perwakilan dari sejumlah Polsek jajaran Polres Kuningan.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama SIK MH mengatakan lomba Dai Polres Kuningan tidak semata-mata diarahkan untuk menentukan pemenang.
Kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas, yakni memberikan ruang bagi pelajar untuk membangun keberanian, kemampuan berbicara, serta menyampaikan pesan kebaikan.
Kapolres Kuningan menilai kemampuan menyampaikan pesan keagamaan dengan cara yang baik dan santun merupakan bekal penting bagi pelajar ketika berinteraksi dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kapolres berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.
“Serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan Lomba Dai Polres Kuningan dimulai setelah acara pembukaan dan pembacaan ayat suci Alquran. Para peserta kemudian mendapat kesempatan menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri.
Masing-masing peserta menunjukkan kemampuan dalam menyampaikan pesan keagamaan sesuai dengan materi yang dibawakan.
Setelah seluruh peserta dari kategori SMP dan SMA sederajat menyelesaikan penampilannya, dewan juri menggelar rapat pleno untuk menentukan pemenang berdasarkan hasil penilaian.
AKBP Bellen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan. Penghargaan turut diberikan kepada para pendamping, panitia, serta tim juri yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Kapolres berpesan, jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Bagi yang mendapatkan juara, jangan cepat berpuas diri.
“Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan menyampaikan kebaikan,” tutur AKBP Bellen. (iim)
















