Meriah! Wayang Golek Jadi Cara Polres Kuningan Apresiasi Warga Penjaga Keamanan

Wayang Golek apresiasi juara Satkamling 2026 di Kuningan. Simak daftar pemenang dan upaya Polres Kuningan memperkuat keamanan lingkungan warga.

KUNINGAN – Upaya menjaga keamanan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui patroli dan pengawasan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Untuk mengapresiasi peran warga tersebut, Polres Kuningan menggelar pagelaran Wayang Golek Pusaka Aria Kamuning 3 (PAK 3) di Kampung Gunung Luhur, Desa Darma, Kecamatan Darma, Selasa malam (27/10/2026).

Pertunjukan seni tradisional Sunda itu menjadi bagian dari rangkaian penghargaan bagi para pemenang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Tingkat Polres Kuningan 2026. Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama. Hadir dalam acara tersebut unsur TNI, jajaran pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan pertunjukan wayang golek.

Dalam sambutannya, Bellen menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan Satkamling. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Ia menegaskan, sinergi antara Polri dan masyarakat perlu terus diperkuat agar upaya menjaga kamtibmas tidak hanya bergantung pada aparat keamanan.

“Sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus ditingkatkan, sesuai dengan slogan ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kami juga menekankan agar kegiatan siskamling tetap dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya pada saat berlangsungnya perlombaan saja,” tegasnya.

Kapolres berharap, penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di lingkungan masing-masing.

Satkamling Desa Darma Raih Juara Pertama

Dalam Lomba Satkamling Tingkat Polres Kuningan 2026, Satkamling RT 26 RW 04 Dusun Gunungluhur, Desa Darma, wilayah hukum Polsek Darma, berhasil meraih Juara I.

Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan hasil penilaian Tim Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kuningan pada 12–16 Oktober 2026. Proses penilaian mencakup pemeriksaan administrasi dan kunjungan langsung ke lokasi untuk melihat pelaksanaan kegiatan keamanan lingkungan.

Posisi Juara II diraih Satkamling RT 08 RW 01 Dusun Cisantana, Desa Cisantana, wilayah Polsek Cigugur. Sementara itu, Juara III diberikan kepada Satkamling RT 04 RW 02 Dusun Cirahayu Barat, Desa Cipedes, wilayah Polsek Ciniru.

Adapun kategori juara harapan juga diberikan kepada sejumlah Satkamling yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Juara Harapan I diraih Satkamling RT 02 RW 02 Dusun Gunungmanik, Desa Silebu. Juara Harapan II diberikan kepada Satkamling RT 05 RW 02 Dusun Manis, Desa Kaliaren.

Selanjutnya, Juara Harapan III diraih Satkamling RT 02 RW 03 Dusun Puhun, Desa Sindangsuka, sedangkan Juara Harapan IV diberikan kepada Satkamling RT 03 RW 05 Dusun Kliwon, Desa Haurkuning.

Piala dan hadiah diserahkan secara simbolis kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi masyarakat dalam membangun sistem keamanan lingkungan secara swakarsa.

Melalui kompetisi tersebut, Polres Kuningan mendorong setiap wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga, memperkuat koordinasi, serta menjaga keberlangsungan ronda malam dan kegiatan siskamling.

Wayang Golek Jadi Media Pesan Kamtibmas

Selain menjadi bentuk apresiasi bagi para pemenang lomba, pagelaran Wayang Golek Pusaka Aria Kamuning 3 juga menghadirkan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pertunjukan dibawakan Ki Dalang Aan Anjasmara Hamzah dari Lingkung Seni Pusaka Arya Kemuning, Garawangi, Kabupaten Kuningan. Kesenian tradisional tersebut dipilih untuk menjaga kelestarian budaya Sunda sekaligus menjadi media penyampaian pesan-pesan kamtibmas dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima masyarakat.

Pemanfaatan seni budaya dalam kegiatan kepolisian diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang lebih terbuka antara aparat dan warga. Dengan pendekatan humanis, pesan mengenai pentingnya menjaga ketertiban, meningkatkan kewaspadaan, dan membangun kepedulian sosial dapat disampaikan melalui hiburan yang akrab dengan masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran Satkamling tidak hanya berfungsi sebagai sarana ronda, tetapi juga menjadi wadah bagi warga untuk saling mengenal, berkoordinasi, dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Polres Kuningan berharap, apresiasi melalui pagelaran wayang golek dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga lingkungan. Dengan pelaksanaan siskamling yang konsisten dan dukungan seluruh elemen masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat terus terjaga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (ags)