CIREBON – Polresta Cirebon terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Salat Subuh Keliling. Selain menjadi sarana ibadah bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, SH, SIK, MH, melaksanakan Salat Subuh Keliling di Masjid Jami Syarif Hidayatullah, Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, akhir pekan lalu.
Kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung di satu lokasi. Sebanyak 27 kapolsek jajaran Polresta Cirebon juga melaksanakan kegiatan serupa secara serentak di wilayah masing-masing.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polresta Cirebon memperluas jangkauan komunikasi dengan masyarakat hingga tingkat kecamatan. Melalui pendekatan langsung, kepolisian berharap dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.
Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
Kombes Pol Imara Utama mengatakan, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, komunikasi dan silaturahmi secara langsung perlu terus dibangun agar hubungan antara polisi dan warga semakin erat.
“Melalui Salat Subuh Keliling ini, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Imara.
Ia menjelaskan, kegiatan Salat Subuh Keliling menjadi salah satu cara bagi anggota kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan sosial dan membangun kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
Melalui interaksi tersebut, kepolisian juga memiliki kesempatan untuk menyerap aspirasi warga serta menyampaikan imbauan mengenai pentingnya menjaga kamtibmas.
Pendekatan seperti ini diharapkan dapat membantu kepolisian memahami berbagai persoalan keamanan yang berkembang di masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi gangguan keamanan diharapkan bisa diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat.
Warga Diminta Waspada terhadap Gangguan Keamanan
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Kabupaten Cirebon diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Warga diharapkan menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta tidak mengabaikan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas atau indikasi gangguan kamtibmas, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Pelaporan yang cepat dapat membantu petugas menindaklanjuti informasi dan melakukan langkah yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan.
Imara menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian dari pendekatan preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Melalui kegiatan rutin yang melibatkan warga, kepolisian berharap tercipta hubungan yang semakin baik sehingga upaya pencegahan gangguan keamanan dapat berjalan lebih efektif.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak bersikap acuh terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing. Apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan Call Center Polri 110,” tambahnya.
Dalam kegiatan Salat Subuh Keliling di Masjid Jami Syarif Hidayatullah tersebut, Kapolresta Cirebon didampingi Kasat Lantas, Kasi Propam, Kasi Hukum, serta anggota Satlantas dan Si Propam Polresta Cirebon.
Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Kedekatan yang terbangun melalui silaturahmi diharapkan menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Cirebon yang aman, nyaman, dan kondusif. (awr)
















