Kekeringan di Cangkring Cirebon Berlangsung Dua Bulan, 300 KK Kesulitan Air

Setelah 2 bulan mengalami kekeringan, warga Cangkring Kabupaten Cirebon akhirnya dapat bantuan air bersih

CIREBON – Kekeringan yang berlangsung sekitar dua bulan membuat ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Cangkring, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Kuwu Desa Cangkring, H Aidah, mengatakan kekeringan terjadi di sejumlah wilayah desa, meski tidak seluruh kawasan terdampak. Beberapa wilayah yang mengalami kesulitan air bersih di antaranya Blok Karanganyar dan sebagian Blok Kisen.

“Sudah sekitar dua bulan. Kalau hujan tidak turun seperti sekarang, ya kekeringan,” kata H Aidah, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak hingga mencuci. Sebagian warga terpaksa membeli air untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

H Aidah memperkirakan sekitar 300 KK atau lebih dari 1.000 jiwa terdampak kekeringan yang terjadi dalam dua bulan terakhir.

“Untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, masak dan mencuci, rata-rata banyak yang beli air,” ujarnya.

Untuk membantu warga yang terdampak, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Cangkring pada Selasa (18/8/2026). Bantuan tersebut berasal dari Polresta Cirebon dan diberikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

H Aidah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, terutama selama curah hujan belum kembali normal dan ketersediaan sumber air masih terbatas.

Ia juga berharap hujan segera turun secara merata sehingga kondisi sumber air warga dapat kembali normal dan kebutuhan air bersih tidak lagi menjadi persoalan bagi masyarakat Desa Cangkring. (awr)