Kisah Zahra Kayla, Santri Cirebon yang Sukses Raih Juara Panahan Tingkat Jawa Barat

Santri Ponpes Al Hikmah Bobos Kabupaten Cirebon berhasil meraih juara panahan tingkat Jawa Barat

CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pesantren Tahfidz Quran Terpadu (PTQT) Al Hikmah Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Salah seorang santrinya, Zahra Kayla Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Kejuaraan Panahan Jabar Series 2 yang digelar di Stadion Tridaya, Kabupaten Indramayu, belum lama ini.

Siswi MA Al Hikmah Bobos tersebut sukses menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang panahan tingkat Jawa Barat. Keberhasilan Kayla pun menambah deretan prestasi santri Al Hikmah Bobos, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Tak hanya berprestasi di arena olahraga, Kayla juga memiliki capaian membanggakan dalam pendidikan keagamaan. Selama menempuh pendidikan di pesantren, ia telah berhasil menghafal enam juz Alquran.

Zahra Kayla Putri lahir di Bengkulu pada 5 Januari 2009. Ia merupakan putri sulung dari empat bersaudara pasangan Suryansyah SSos dan Desy Hernawati SSos. Remaja yang memiliki hobi traveling tersebut memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pengusaha.

Kayla mengaku, sebelumnya ia tidak pernah membayangkan mampu menghafal enam juz Alquran. Namun, sejak memutuskan melanjutkan pendidikan di PTQT Al Hikmah Bobos sekitar dua tahun lalu, ia mulai menjalani proses pembelajaran dan pembinaan secara intensif.

Menurutnya, capaian yang diraih saat ini tidak terlepas dari dukungan kedua orang tua, doa keluarga, serta bimbingan para pengasuh dan pembina pesantren.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada kedua orang tua serta para pembimbing yang selalu memberikan motivasi dan pendampingan hingga bisa mencapai hasil seperti sekarang,” ujar Kayla.

Prestasi Juara 1 Panahan Jabar Series 2 sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan bakat dan kemampuan santri di berbagai bidang.

Orang tua Kayla, Suryansyah, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putrinya. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan anugerah sekaligus hasil dari proses pendidikan dan pembinaan yang dijalani Kayla selama berada di lingkungan pesantren.

“Kami berterima kasih kepada para pengasuh dan pembimbing yang telah sabar mendampingi Kayla. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Kepala MA Al Hikmah Bobos, Meliana MPdI, didampingi Wakil Kepala Bidang Kurikulum Ahmad Nasir MPd, berharap Kayla terus meningkatkan hafalan Alqurannya sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan.

Selama berada di lingkungan pesantren, Kayla dinilai berkembang menjadi santri yang mandiri, disiplin, kreatif, serta mampu mengembangkan potensinya secara seimbang.

Pihak sekolah berharap keberhasilan Kayla dalam olahraga panahan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk berani mengembangkan bakat yang dimiliki tanpa meninggalkan pendidikan akademik maupun pembinaan keagamaan.

Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos Dukupuntang Cirebon, Nina Nurohmah MSi Al-Hafidzah, menjelaskan bahwa Yayasan Al Hikmah merupakan lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan kepesantrenan.

Al Hikmah memiliki jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP hingga MA. Seluruh proses pembinaan didukung dengan sistem pendidikan berasrama selama 24 jam.

Menurut Nina, sistem tersebut dirancang untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada santri dalam mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki, baik dalam bidang akademik, keagamaan, olahraga maupun keterampilan lainnya.

“Yayasan Al Hikmah berupaya memfasilitasi seluruh potensi santri agar berkembang secara optimal. Harapannya, santri tidak hanya dekat dengan Alquran dan memiliki hafalan yang baik, tetapi juga berprestasi secara akademik maupun dalam pengembangan diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi yang diraih Zahra Kayla Putri menjadi salah satu contoh keberhasilan santri dalam menyeimbangkan pendidikan agama dengan pengembangan bakat.

“Zahra Kayla Putri telah membuktikan hal tersebut dengan hafalan enam juz Alquran dan keberhasilannya meraih Juara 1 Panahan tingkat Provinsi Jawa Barat,” kata Nina.

Keberhasilan Kayla diharapkan menjadi inspirasi bagi para santri lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Cirebon, untuk terus berusaha dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.

Dengan semangat belajar, disiplin, latihan yang konsisten, serta dukungan lingkungan pendidikan yang positif, setiap santri memiliki kesempatan untuk meraih prestasi.

Prestasi di Kejuaraan Panahan Jabar Series 2 juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar PTQT Al Hikmah Bobos. Ke depan, Kayla diharapkan mampu mempertahankan prestasinya dan meraih pencapaian yang lebih tinggi, baik dalam bidang panahan, pendidikan akademik maupun hafalan Alquran. (abd/adv)