Jembatan Merah Putih Jatitujuh Mulai Dibangun, Perkuat Akses Pertanian Antar-Desa

Jembatan Merah Putih di Jatitujuh mulai dibangun

MAJALENGKA – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, resmi dimulai. Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan jembatan tersebut digelar pada Kamis (20/8/2026).

Jembatan Merah Putih dirancang menjadi jalur penghubung vital bagi sektor pertanian, khususnya antara Desa Putridalem dan Desa Pangkalan Pari. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, terutama para petani dalam mengangkut hasil panen.

Pembangunan jembatan tersebut juga diproyeksikan mampu mengurangi hambatan transportasi harian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Jatitujuh.

Prosesi groundbreaking dihadiri Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman SIK MSi, Kepala DKP3 Majalengka, unsur Forkopimcam Jatitujuh, perwakilan Yayasan Rillah Keluarga Muslim, serta tokoh masyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, TNI, masyarakat hingga pihak swasta melalui Yayasan Rillah Keluarga Muslim.

“Jembatan Merah Putih ini menjadi bukti konkret kuatnya sinergi lintas sektor. Target pengerjaannya diselesaikan dalam waktu dekat agar manfaatnya dapat secepat mungkin dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar AKBP Muhammad Aldy Sulaiman.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman mengapresiasi jajaran kepolisian dan seluruh pihak yang telah menginisiasi pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Merah Putih menjawab aspirasi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi lebih lancar dan aman, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian.

Kepala Desa Putridalem, Endah Hendrawati, menyebut pembangunan jembatan tersebut sebagai kado berharga bagi masyarakat, khususnya para petani di desanya.

“Atas nama warga dan Pemerintah Desa Putridalem, kami sangat berterima kasih. Jembatan ini merupakan urat nadi jalur pertanian ke Desa Pangkalan Pari. Kehadirannya membuat proses pengangkutan hasil panen jauh lebih cepat dan hemat biaya, yang tentu berimbas langsung pada peningkatan kesejahteraan warga kami,” ungkap Endah.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih, konektivitas antara Desa Putridalem dan Desa Pangkalan Pari diharapkan semakin baik. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendorong kemandirian pangan daerah, pembangunan ini juga diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong masyarakat di Kecamatan Jatitujuh. (iim)