MAJALENGKA – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa berbeda di Desa Cieurih, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka. Warga bersama pemerintah desa menghias jalan utama dengan bentangan bendera Merah Putih sepanjang hampir 900 meter.
Dekorasi tersebut menjadi hasil gotong royong warga yang dikerjakan secara bersama-sama. Bentangan bendera terlihat mengular di sepanjang jalan desa sehingga membuat suasana perayaan kemerdekaan semakin meriah.
Kepala Desa Cieurih, Acep Beny Bunyanudin, mengatakan, sebelumnya pemerintah desa rutin memasang dekorasi berupa lampu gantung berbahan bambu setiap menyambut perayaan kemerdekaan.
Namun, dekorasi tersebut kerap menjadi rebutan warga setelah perayaan selesai. Kondisi itu membuat pemerintah desa harus kembali mengalokasikan anggaran untuk membeli lampu baru setiap tahun.
“Guna menyiasati persoalan tersebut, Pemdes Cieurih memutuskan untuk mengalihkan dekorasi ke bendera kain,” ujar Acep.
Untuk merealisasikan dekorasi tersebut, pemerintah desa menyediakan berbagai kebutuhan material, mulai dari kain bendera, bambu, hingga peralatan pendukung lainnya.
Pengerjaan dilakukan secara mendadak mulai 4 Agustus 2026. Berkat keterlibatan masyarakat, seluruh rangkaian pemasangan bendera dapat diselesaikan hanya dalam waktu lima hari, tepatnya pada 9 Agustus 2026.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan kaum pria. Para ibu turut mengambil peran dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi warga yang bekerja di lapangan.
Sementara itu, kaum pria bergotong royong membelah bambu, menyiapkan rangka, hingga mendirikan tiang untuk membentangkan bendera Merah Putih.
Bentangan bendera sepanjang hampir satu kilometer itu melintasi tiga blok, yakni Blok Senin, Blok Jumat, dan sebagian Blok Minggu. Dekorasi tersebut juga mencakup wilayah dua RW dan empat RT.
Meski tahun ini pemasangan baru dilakukan di satu ruas jalan utama karena keterbatasan waktu, Pemerintah Desa Cieurih telah menyiapkan rencana yang lebih besar untuk perayaan tahun depan.
Acep mengatakan, pihaknya berharap seluruh wilayah Desa Cieurih nantinya dapat dihiasi bendera Merah Putih sehingga semarak kemerdekaan semakin terasa di tengah masyarakat.
“Bagi kami, nilai terpenting dari kegiatan ini bukan sekadar panjangnya dekorasi, melainkan kebangkitan kembali semangat gotong royong, silaturahmi, dan rasa kepedulian masyarakat terhadap hari kemerdekaan,” pungkasnya. (iim)
















