
MAJALENGKA – Menghadapi dampak kemarau panjang, Lanud Sugiri Sukani (SKI) TNI Angkatan Udara menyalurkan bantuan 19.000 liter air bersih kepada warga Dusun Mekarsari, Desa Kodasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Kamis (3/9/2026).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan karena sumber air warga mulai menipis akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Majalengka.
Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung Komandan Lanud Sugiri Sukani Letkol Pnb Kadeck Dwi Indira Mawan, SIP, bersama jajaran pejabat dan personel Lanud SKI.
Penyaluran dilakukan di Balai Dusun Mekarsari menggunakan dua truk tangki. Masing-masing truk membawa 9.500 liter air bersih sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 19.000 liter.
Dari Lanud Sugiri Sukani menuju Dusun Mekarsari, rombongan menempuh jarak sekitar 15 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut Kuwu Mekarsari Oding Samsudin bersama warga yang telah menunggu.
Warga terlihat antusias mengantre dengan membawa ember dan jeriken untuk mendapatkan air bersih. Personel Lanud SKI bersama perangkat desa turut membantu proses distribusi agar berjalan tertib dan bantuan dapat diterima secara merata.
Komandan Lanud SKI Letkol Pnb Kadeck Dwi Indira Mawan mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AU terhadap masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar satuan.
Menurutnya, TNI tidak hanya memiliki tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian TNI yang berkolaborasi dengan masyarakat untuk memberikan manfaat secara langsung. Ketika masyarakat senang, kami juga ikut senang,” ujar Kadeck di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang akan diperingati pada 5 Oktober 2026.
Momentum tersebut, kata dia, diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi sambutan dan kebersamaan masyarakat Dusun Mekarsari. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga,” katanya.
Kadeck juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, gotong royong dan sinergi menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
“Kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan kita. Dengan bergandengan tangan, kita bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sumur Warga Mulai Mengering
Kuwu Mekarsari Oding Samsudin menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih dari Lanud SKI. Ia mengatakan, musim kemarau membuat sejumlah sumur warga mulai mengering sehingga kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi.
“Kami atas nama warga Dusun Mekarsari mengucapkan terima kasih kepada Bapak Danlanud dan seluruh personel Lanud SKI. Air ini sangat kami butuhkan untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak,” ujar Oding.
Hal senada disampaikan Yayah, salah seorang warga. Ia mengaku sangat terbantu karena selama dua pekan terakhir harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.
“Alhamdulillah ada bantuan dari TNI AU. Biasanya kami membeli air atau meminta kepada tetangga yang sumurnya masih ada. Sekarang lumayan untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari,” ujarnya.
Kemarau 2026 turut meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka. Kondisi tersebut mulai dirasakan masyarakat di sejumlah desa, termasuk Desa Kodasari.
Di beberapa titik, warga mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena debit sumber air dan sumur warga terus menurun.
Lanud SKI menyatakan akan terus memantau kondisi wilayah binaannya. Bantuan air bersih serupa akan kembali disalurkan apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan.
Penyaluran 19.000 liter air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AU kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Lanud Sugiri Sukani, pemerintah desa, dan warga dalam menghadapi dampak musim kemarau. (bae)















