
CIREBON – Fakultas Hukum (FH) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 selama dua hari, Rabu-Kamis, 7-8 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kaliandra Radar Cirebon ini diikuti 120 mahasiswa baru dengan mengusung tema “Legasia”.
PKKMB tersebut menjadi langkah awal FH UGJ dalam membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan perguruan tinggi, memahami budaya akademik, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fakultas dan almamater.
Wakil Dekan I FH UGJ, Dr. Ismayana, SH, MH, menjelaskan bahwa kegiatan PKKMB tidak sekadar memperkenalkan lingkungan kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan perkuliahan serta membangun karakter sejak awal masa studi.
Menurut Ismayana, mahasiswa baru perlu memahami pola kehidupan kampus, iklim akademik, hingga dinamika kegiatan perkuliahan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UGJ.
“Mahasiswa baru juga diberikan gambaran mengenai kehidupan kampus, termasuk pola kehidupan, iklim akademik, serta dinamika kegiatan perkuliahan yang akan mereka hadapi,” ujarnya.
Ia menambahkan, rasa memiliki terhadap fakultas dan kecintaan kepada almamater perlu ditanamkan sejak mahasiswa memulai perjalanan akademiknya. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam lingkungan kampus.
Hadirkan Narasumber dari Berbagai Unsur
Selain pengenalan kehidupan akademik, PKKMB FH UGJ 2026 menjadi ruang untuk memperluas wawasan mahasiswa baru melalui materi yang disampaikan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.
Panitia menghadirkan perwakilan unsur penegak hukum, instansi pemerintah, serta kalangan akademisi. Sejumlah narasumber yang terlibat di antaranya anggota DPRD M Noupel dan Agung Supirno, yang juga merupakan alumni, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kehadiran para narasumber tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai dunia hukum, pemerintahan, serta peran berbagai lembaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Pembekalan ini juga diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami pentingnya integritas, tanggung jawab, dan sikap profesional sebagai bekal menempuh pendidikan hukum.
Di sisi lain, PKKMB menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di lingkungan FH UGJ. Interaksi antara mahasiswa baru, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan sivitas akademika diharapkan mampu menciptakan hubungan yang positif selama proses perkuliahan.
Melalui tema “Legasia”, FH UGJ ingin membangun fondasi awal bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus sekaligus mengembangkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan integritas.
Ismayana berharap, seluruh peserta dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik, membangun solidaritas, serta menjaga nama baik almamater.
“Melalui kegiatan PKKMB ‘Legasia’ ini, para mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat serta siap menjalani perjalanan akademik di Fakultas Hukum dengan penuh integritas dan solidaritas,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya PKKMB pada Kamis, 8 Oktober 2026, sebanyak 120 mahasiswa baru diharapkan semakin siap memasuki kehidupan perkuliahan dan menjalani proses pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. (abd)















