
CIREBON – PT Longrich Indonesia (LRI) menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan berupa 241 dus keramik untuk mendukung renovasi tiga ruang kelas di MI Islamiyah Babakan Losari Lor, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan PT Longrich Indonesia kepada pihak MI Islamiyah Babakan Losari Lor. Material keramik tersebut akan digunakan untuk mendukung perbaikan fasilitas ruang belajar yang selama ini digunakan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Program CSR tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan layak bagi para siswa.
Ketua Yayasan MI Islamiyah Babakan Losari Lor, Sugandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Longrich Indonesia atas perhatian yang diberikan kepada lembaga pendidikan tersebut.
Menurut Sugandi, bantuan itu sangat berarti bagi yayasan maupun madrasah. Renovasi tiga ruang kelas dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan siswa dan guru selama proses pembelajaran.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Renovasi tiga kelas tentunya akan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Longrich Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada dunia pendidikan,” ujar Sugandi.
Sementara itu, Kepala MI Islamiyah Babakan Losari Lor, Yuli Rohmawati, mengatakan kondisi sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif.
Karena itu, ia berharap bantuan yang diberikan melalui program CSR tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, terutama bagi siswa dan tenaga pendidik di madrasah.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi bantuan dari PT Longrich Indonesia. Dengan adanya renovasi tiga ruang kelas ini, mudah-mudahan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan para siswa semakin termotivasi untuk belajar,” kata Yuli.
Yuli menambahkan, dukungan dari dunia usaha terhadap lembaga pendidikan juga menjadi bentuk sinergi positif antara perusahaan dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk membantu lembaga pendidikan, khususnya madrasah, dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana. Dengan fasilitas yang lebih baik, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan secara optimal.
Pihak yayasan dan madrasah pun berharap program CSR PT Longrich Indonesia dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam bidang pendidikan.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih memadai. (*)















