Cangkol Paling Maju! Progres KNMP Kota Cirebon Tembus 70 Persen, Ini Fasilitas yang Dibangun

Progres KNMP Kota Cirebon berbeda di tiga lokasi. Cangkol terdepan 70 persen.

CIREBON – Pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kota Cirebon terus berjalan dengan capaian yang berbeda di setiap lokasi. Kawasan Cangkol menjadi yang terdepan dengan progres pembangunan mencapai 70 persen, disusul Panjunan sebesar 60 persen dan Kesenden yang telah mencapai 40 persen.

Perbedaan capaian tersebut dipengaruhi oleh tahapan pengerjaan dan jenis fasilitas yang dibangun di masing-masing kawasan. Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) terus memantau perkembangan proyek agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menjelaskan bahwa setiap lokasi memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda. Kondisi tersebut membuat progres pembangunan ketiga KNMP tidak dapat disamakan.

“Perkembangan setiap lokasi berbeda karena tahapan pengerjaannya tidak sama,” kata Elmi, Kamis (15/10/2026).

Di kawasan Cangkol, pembangunan mencakup sejumlah fasilitas pendukung aktivitas nelayan, mulai dari fasilitas tambat labuh, warung perbengkelan, hingga tempat produksi es portabel. Dengan progres mencapai 70 persen, Cangkol menjadi lokasi dengan perkembangan pembangunan paling tinggi dibandingkan dua kawasan lainnya.

Sementara itu, pembangunan KNMP di Panjunan telah mencapai 60 persen. Sejumlah fasilitas yang dikerjakan di kawasan tersebut meliputi tambat labuh, kantor, warung perbengkelan, dan dok kapal. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan operasional nelayan, termasuk dalam kegiatan sandar kapal dan perawatan armada.

Adapun di kawasan Kesenden, progres pembangunan tercatat sebesar 40 persen. Meski masih berada di bawah Cangkol dan Panjunan, sejumlah pekerjaan telah menunjukkan perkembangan. Jalan beton di lokasi tersebut dilaporkan telah rampung, sedangkan bangunan pendukung, termasuk warung perbengkelan, mulai memasuki tahap pemasangan atap.

DKPPP Kota Cirebon terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan setiap fasilitas sekaligus mengidentifikasi kendala yang berpotensi menghambat pembangunan. Pengawasan ini menjadi bagian penting agar seluruh fasilitas yang direncanakan dapat diselesaikan sesuai tahapan pengerjaan.

Di sisi lain, rencana penambahan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kota Cirebon masih belum dapat direalisasikan. Usulan tersebut terkendala ketentuan yang tidak memperbolehkan pembangunan dua KNMP dalam satu kelurahan.

Dengan kondisi tersebut, pembangunan KNMP di Kota Cirebon saat ini masih berfokus pada tiga lokasi, yakni Cangkol, Panjunan, dan Kesenden. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus mengawal pelaksanaan proyek agar fasilitas yang dibangun benar-benar mendukung kebutuhan masyarakat pesisir.

Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat dukungan infrastruktur bagi nelayan, mulai dari tempat tambat labuh hingga fasilitas perbengkelan dan perawatan kapal. Dengan tersedianya sarana yang lebih memadai, aktivitas nelayan di tiga kawasan tersebut diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir Kota Cirebon. (ade)