Bupati Kuningan Minta Aparat Respons Cepat Penderitaan Warga, Lansia Sakit Jadi Perhatian

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar meminta aparat responsif terhadap warga yang menderita sekaligus mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Kuningan memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui gerakan Jumat Bersepeda (Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kuningan meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, agar lebih peka dan cepat merespons kesulitan yang dialami masyarakat.

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, berlangsung di Balai Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Jumat (30/10).

Dalam sambutannya, Dian menegaskan bahwa Jumat Bersepeda bukan sekadar kegiatan rutin atau aktivitas olahraga menggunakan sepeda. Bersepeda merupakan akronim dari empat nilai penting yang harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, yakni Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai.

Menurutnya, keempat nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, baik dalam menjaga lingkungan maupun membangun kepedulian terhadap sesama.

“Jumat Bersepeda itu bukan berarti aparat harus bersepeda. Bersepeda adalah Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai. Ini nilai-nilai yang harus kita hidupkan bersama,” ujar Dian.

Bupati Kuningan Ajak Warga Bersihkan Saluran Air

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pencanangan Gerakan Bersih-Bersih Selokan, Drainase, dan Saluran Air.

Gerakan ini menjadi langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten Kuningan menghadapi musim hujan. Pembersihan saluran air dinilai penting untuk mengurangi risiko genangan hingga banjir akibat tersumbatnya drainase oleh sampah maupun material lainnya.

Dian mengajak masyarakat, perangkat desa, serta seluruh elemen terkait untuk terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga mengingatkan agar kebiasaan membuang sampah sembarangan dihentikan karena dapat berdampak langsung terhadap kelancaran aliran air.

Menurutnya, upaya mencegah banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar lingkungan tetap bersih dan saluran air berfungsi dengan baik.

Temui Lansia Sakit, Bupati Langsung Instruksikan Penanganan Medis

Selain persoalan lingkungan, perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan Jumat Bersepeda kali ini.

Hal tersebut terlihat ketika Bupati Dian bertemu Samsuri (71), warga setempat yang mengalami gangguan penglihatan berat. Melihat kondisi lansia tersebut, Dian langsung mengambil langkah dengan menghubungi Direktur RSUD Linggajati.

Ia meminta agar Samsuri segera mendapatkan penanganan medis. Bupati juga menginstruksikan agar persoalan administrasi maupun kepesertaan BPJS Kesehatan yang berpotensi menghambat pelayanan dapat dibantu penyelesaiannya.

Dian menegaskan, masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama mereka yang membutuhkan pertolongan medis, tidak boleh luput dari perhatian pemerintah.

Ia meminta seluruh aparat pemerintahan memiliki kepekaan sosial dan tidak menunggu laporan berlarut-larut ketika menemukan warga yang membutuhkan bantuan.

“Saya tidak ingin masyarakat yang sangat membutuhkan dan sedang menderita tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik dari desa, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi, tetapi juga menyangkut kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kehidupan.

Pemkab Kuningan dan Baznas Salurkan Bantuan Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan turut menyalurkan sejumlah bantuan sosial.

Bantuan tersebut meliputi paket sembako serta bantuan biaya pengobatan bagi warga asal Desa Balong yang menjadi korban kebakaran di Yogyakarta.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial dan memastikan masyarakat yang tertimpa musibah memperoleh perhatian.

Sementara itu, Camat Sindangagung, Devi Ardeni, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Jumat Bersepeda telah dimulai sejak pukul 06.30 WIB.

Agenda diawali dengan aksi kurve atau kerja bakti membersihkan lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan senam Kuningan Melesat bersama masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kuningan berharap semangat menjaga kebersihan, kesehatan, kepedulian sosial, dan keharmonisan dapat tumbuh di tengah masyarakat.

Gerakan Jumat Bersepeda juga diharapkan menjadi momentum bagi seluruh aparatur pemerintah untuk semakin dekat dengan warga. Dengan begitu, persoalan masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan ditangani secara tepat, terutama ketika menyangkut kesehatan, keselamatan, serta kebutuhan dasar warga. (iim)