Senam Jalur Pemuda Diluncurkan di Stadion Watubelah

Dispora dorong pemuda aktif berolahraga lewat peluncuran Senam Jalur Pemuda di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon, menyambut Hari Sumpah Pemuda.

CIREBON – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon mendorong generasi muda untuk lebih aktif berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan komunitas, organisasi kepemudaan, serta pihak swasta guna memperluas ruang aktivitas positif bagi masyarakat.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peluncuran Senam Bersama Jalur Pemuda di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon, Minggu (25/10). Kegiatan yang digagas Kampung Telkomsel bersama Dispora Kabupaten Cirebon itu digelar untuk menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari. Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas olahraga juga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra SE MAP, hadir dalam peluncuran tersebut bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI, jajaran pengurus, serta Ketua KNPI.

Kehadiran unsur pemerintah dan organisasi kepemudaan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat.

Jois mengatakan, kebiasaan berolahraga perlu dibangun secara konsisten. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kesempatan dan ruang yang memadai agar semakin mudah menjalankan aktivitas fisik secara rutin.

Karena itu, pemanfaatan fasilitas publik seperti Stadion Watubelah dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan olahraga.

Momentum Hari Sumpah Pemuda juga dinilai tepat untuk memperkuat gerakan tersebut. Semangat kepemudaan, kata Jois, tidak semestinya hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas nyata yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Generasi muda diharapkan mampu mengambil peran dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan produktif. Salah satunya dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kegiatan sesekali.

Dispora Kabupaten Cirebon, lanjut Jois, memiliki peran dalam mendorong tumbuhnya budaya olahraga masyarakat. Untuk memperluas jangkauan kegiatan, kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas olahraga, organisasi kepemudaan, dan sektor swasta, menjadi langkah yang perlu terus dikembangkan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan olahraga yang mudah diakses dan melibatkan berbagai kelompok usia.

Jois juga menegaskan bahwa peluncuran Senam Jalur Pemuda diharapkan menjadi titik awal gerakan yang berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak berhenti setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda selesai.

Menurutnya, keberhasilan program olahraga masyarakat tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan. Partisipasi masyarakat dan konsistensi pelaksanaan justru menjadi indikator penting untuk melihat dampak program dalam jangka panjang.

Melalui Senam Jalur Pemuda, Dispora Kabupaten Cirebon berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, terdorong untuk aktif bergerak dan menjaga kebugaran.

Ke depan, keberlanjutan kegiatan semacam ini menjadi penting agar semangat berolahraga dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama. Dengan dukungan berbagai pihak, ruang publik diharapkan semakin optimal dimanfaatkan sebagai tempat membangun masyarakat yang sehat sekaligus memperkuat peran pemuda dalam kehidupan sosial. (zen)