Mimpi Sejak SMP Terwujud, Siswi SMAN 2 Cirebon Lolos Paskibraka

Cita cita jadi Paskibraka sejak kecil akhirnya terwujud saat duduk di bangku SMA

CIREBON – Mimpi yang tumbuh sejak duduk di bangku SMP akhirnya terwujud. Nesya Aulia, siswi kelas XI SMAN 2 Kota Cirebon, berhasil menjadi bagian dari 32 calon Paskibraka Kota Cirebon yang kini menjalani pemusatan latihan untuk bertugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.

Bagi Nesya, menjadi Paskibraka bukan lagi sekadar cita-cita yang hanya bisa dilihat dari kejauhan. Di usia 16 tahun, ia kini mendapat kesempatan berdiri bersama calon Paskibraka lainnya sekaligus mempersiapkan diri menjalankan tugas pada momentum peringatan kemerdekaan.

Keinginan mengikuti seleksi Paskibraka telah muncul sejak Nesya masih duduk di bangku SMP. Ketertarikannya terhadap kegiatan Paskibra kemudian membuatnya memiliki cita-cita untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.

“Untuk mengikuti seleksi Paskibra sendiri, itu memang cita-cita saya dari SMP,” ujar Nesya saat ditemui di sela-sela latihan di Stadion Bima Madya Kota Cirebon.

Kesempatan mewujudkan cita-cita itu semakin terbuka ketika Nesya melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Kota Cirebon. Ia bergabung dengan ekstrakurikuler Paskibra dan mendapat informasi mengenai seleksi Paskibraka tingkat Kota Cirebon.

“Ketika saya memasuki SMA Negeri 2 dan bergabung dengan Paskibra-nya, saya diberitahukan informasi mengenai Paskibraka Kota Cirebon,” katanya.

Sejak saat itu, tekad Nesya semakin kuat. Ia ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman dan ilmu di dunia Paskibra, sekaligus membagikan pengetahuan yang diperolehnya kepada adik-adik kelas.

“Dari situ saya bertekad, saya ingin mendapatkan ilmu lebih banyak di dunia Paskibra dan meneruskan ilmu-ilmu tersebut ke adik-adik kelas saya,” tuturnya.

Menurut Nesya, Paskibra bukan sekadar kegiatan belajar baris-berbaris. Selama mengikuti kegiatan tersebut, ia justru mendapatkan banyak pelajaran kehidupan, mulai dari menghargai waktu, disiplin hingga memahami tata krama saat berinteraksi dengan senior maupun adik kelas.

“Tertariknya karena di Paskibra itu kita bukan hanya belajar tentang baris-berbaris, tetapi kita juga belajar tentang bagaimana kita menghargai waktu, kemudian disiplin, bagaimana tata krama kita ketika dengan senior dan adik kelas,” jelasnya.

Sebelum bergabung dengan Paskibra, Nesya sempat membayangkan kegiatan tersebut identik dengan latihan berat dan berpanas-panasan di lapangan. Namun, setelah menjalaninya, ia memahami bahwa latihan keras menjadi bagian penting untuk membentuk kesiapan sebelum bertugas.

“Sebelum masuk Paskibra, pasti yang terbayangkan itu Paskibra itu capek, latihannya di lapangan panas-panasan. Tetapi setelah saya berada di Paskibra, saya baru sadar bahwasanya latihan yang keras ini akan terbayarkan dengan hasil yang maksimal ketika tampil nanti,” ungkapnya.

Lalui Beragam Tahapan Seleksi

Perjalanan Nesya hingga lolos sebagai calon Paskibraka Kota Cirebon tidak mudah. Ia harus melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Samapta hingga wawancara.

Dari seluruh tahapan tersebut, Samapta menjadi salah satu tantangan terberat bagi Nesya karena membutuhkan kesiapan fisik yang matang.

“Di setiap tesnya saya mempersiapkan diri dengan baik, terutama tes Samapta, dikarenakan harus menyiapkan fisik yang cukup untuk latihan ketika tes. Yang paling sulit itu adalah Samapta, karena harus matang sekali persiapannya,” ujarnya.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Nesya dinyatakan lolos sebagai calon Paskibraka Kota Cirebon.

Kabar kelulusan tersebut langsung ia sampaikan kepada keluarga. Saat masih berada di sekolah, Nesya terlebih dahulu mengabarkan keberhasilannya melalui grup keluarga sebelum kemudian menelepon sang ibu.

“Pertama kali itu dikasih tahu ke grup keluarga, karena posisinya itu lagi di sekolah. Terus alhamdulillah langsung menelepon Mama,” katanya.

Sang ibu pun turut bahagia mendengar kabar tersebut.

Kini, pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tinggal menghitung hari. Nesya berharap seluruh calon Paskibraka Kota Cirebon dapat menjaga kondisi kesehatan dan memaksimalkan hasil latihan yang telah dijalani.

“Mengingat sudah H-minus berapa hari ini, jadi harapan saya adalah semoga teman-teman saya yang lain dapat memaksimalkan hasil latihannya selama ini ketika tampil nanti,” pungkasnya.

Enam Siswa SMAN 2 Cirebon Lolos

Keberhasilan Nesya menjadi calon Paskibraka Kota Cirebon turut menjadi kebanggaan bagi SMAN 2 Kota Cirebon.

Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Kota Cirebon, Deddy Setiawan, mengatakan pihak sekolah terus mendorong siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan dan ajang prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Pada seleksi Paskibraka tingkat Kota Cirebon 2026, sekitar 15 siswa SMAN 2 Kota Cirebon mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, enam siswa dinyatakan lolos dan kini menjalani pemusatan latihan sebagai calon Paskibraka Kota Cirebon.

“Alhamdulillah, kemarin ada kurang lebih 15 orang yang mengikuti seleksi tingkat kota, namun kita hanya diberi kesempatan setelah mengikuti seleksi tersebut, hanya enam orang yang bisa lolos,” ujar Deddy.

Keenam siswa tersebut kini mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas sebagai petugas upacara tingkat Kota Cirebon pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Deddy menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Menurutnya, SMAN 2 Cirebon terus berupaya mendorong siswa untuk berprestasi sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Cirebon.

“Sebagai pihak sekolah, kita berbangga sekali karena ini 10 tahun terakhir kita bisa mengharumkan nama Kota Cirebon, sampai ada yang bisa lolos ke tingkat provinsi dan ikut seleksi ke nasional,” katanya.

Salah seorang siswa SMAN 2 Kota Cirebon juga berhasil melaju ke seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk mengikuti jejak kakak kelas mereka.

“Harapan kami untuk anak-anak yang kelas 10 sekarang, mudah-mudahan bisa mengejar kakak kelasnya, bisa membawa nama harum ke sekolah,” ujarnya.

Kini, bersama 31 calon Paskibraka lainnya, Nesya bersiap menuntaskan seluruh rangkaian latihan. Ia ingin memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Cirebon, 17 Agustus 2026. (its)