CIREBON – Klinik Mediska PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat ribuan kunjungan pasien sepanjang Semester I Tahun 2026. Tiga fasilitas kesehatan yang melayani wilayah Cirebon, Jatibarang, dan Brebes tersebut mencatat total 15.838 kunjungan pasien.
Layanan kesehatan yang disediakan KAI melalui Klinik Mediska tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai dan keluarga pegawai. Masyarakat umum maupun peserta BPJS juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan sesuai dengan jenis pelayanan dan ketentuan yang berlaku di masing-masing klinik.
Berdasarkan rekapitulasi pelayanan selama Januari hingga Juni 2026, kunjungan pasien terdiri atas 3.892 kunjungan pegawai, 5.247 kunjungan keluarga pegawai, 235 kunjungan pasien umum, serta 6.464 kunjungan peserta BPJS.
Peserta BPJS menjadi kelompok dengan jumlah kunjungan terbanyak, yakni mencapai 6.464 kunjungan. Berikutnya adalah keluarga pegawai sebanyak 5.247 kunjungan dan pegawai sebanyak 3.892 kunjungan. Sementara pasien umum tercatat sebanyak 235 kunjungan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan tingginya jumlah kunjungan tersebut menunjukkan Klinik Mediska turut berperan dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi berbagai kelompok masyarakat di wilayah kerja Daop 3 Cirebon.
“Selama Semester I Tahun 2026, Klinik Mediska Daop 3 Cirebon telah memberikan pelayanan kesehatan dengan total 15.838 kunjungan. Pelayanan tersebut mencakup pegawai, keluarga pegawai, pasien umum, maupun peserta BPJS. Ini menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah operasional kami,” ujar Muhibbuddin.
Klinik Mediska merupakan fasilitas kesehatan milik KAI yang menyediakan sejumlah layanan medis dengan menyesuaikan fasilitas dan tenaga kesehatan yang tersedia. Layanan tersebut antara lain pemeriksaan dokter umum dan dokter gigi, konsultasi medis, pemeriksaan tanda-tanda vital, penanganan keluhan kesehatan, hingga layanan farmasi.
Keberadaan Klinik Mediska di wilayah Daop 3 Cirebon menjadi salah satu upaya KAI dalam memperluas akses pelayanan kesehatan. Selain mendukung kebutuhan kesehatan internal perusahaan, fasilitas tersebut juga dapat melayani masyarakat sesuai ketentuan dan jenis pelayanan yang tersedia.
Dalam menjalankan pelayanan kesehatan, Klinik Mediska di wilayah Daop 3 Cirebon didukung oleh 6 dokter umum, 4 dokter gigi, 8 paramedis, 1 apoteker, dan 1 asisten apoteker.
“KAI Daop 3 Cirebon memiliki 5 klinik kesehatan. Keberadaan fasilitas kesehatan ini kami harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, baik bagi keluarga besar KAI maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan sesuai dengan jenis layanan yang tersedia di masing-masing klinik,” jelas Muhibbuddin.
Adapun jam operasional Klinik Mediska berlangsung pada Senin hingga Kamis pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sementara pada Jumat dan Sabtu, pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Menurut Muhibbuddin, tingginya pemanfaatan layanan kesehatan sepanjang Semester I 2026 menjadi dorongan bagi KAI untuk terus menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di Klinik Mediska.
“Pelayanan selama Semester I Tahun 2026 terus diarahkan untuk meningkatkan mutu pelayanan, kepuasan pasien, kecepatan pelayanan, serta kesinambungan pelayanan kesehatan, dengan tetap memperhatikan standar pelayanan dan kebutuhan peserta di masing-masing wilayah kerja klinik,” ungkapnya.
Dengan total 15.838 kunjungan, Klinik Mediska Daop 3 Cirebon menunjukkan perannya dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan bagi pegawai KAI, keluarga pegawai, peserta BPJS, hingga masyarakat umum.
Layanan tersebut mencakup wilayah pelayanan Cirebon, Jatibarang, dan Brebes. KAI Daop 3 Cirebon berharap keberadaan fasilitas kesehatan milik perusahaan dapat membantu masyarakat maupun pelanggan yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan.
“KAI Daop 3 Cirebon berharap dengan hadirnya layanan kesehatan milik KAI di wilayah operasionalnya, layanan tersebut bisa membantu para pelanggan maupun masyarakat di sekitar ketika membutuhkan akses layanan kesehatan dengan standar kualitas yang terverifikasi sesuai syarat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan fasilitas dan tenaga kesehatan yang tersedia,” pungkasnya. (abd)
















