Heboh! Dua Ikan Raksasa Seberat 10 Kg Muncul di Kolam Desa Indramayu

Dua ikan raksasa ditemukan dan ditangkap warga di kolam Desa Tamansari, Indramayu. Ukurannya diperkirakan mencapai 10 kilogram per ekor.

INDRAMAYU – Warga Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, digemparkan dengan kemunculan dua ikan berukuran raksasa di kolam desa, Jumat (4/9/2026).

Kedua ikan berukuran tidak biasa tersebut berhasil ditangkap warga. Kemunculannya pun sontak menarik perhatian masyarakat sekitar hingga lokasi kolam yang berada di belakang SDN 1 Tamansari itu dipadati warga yang penasaran.

Jenis kedua ikan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan ciri fisiknya, warga menduga ikan itu mirip kakap putih.

Ukurannya pun jauh lebih besar dibandingkan ikan air tawar yang selama ini biasa ditemukan di kolam tersebut.

Seorang warga setempat, Yoga, mengatakan ikan pertama ditangkap pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Kejadiannya tadi pagi mas, ya sekitaran jam 7,” kata Yoga.

Saat itu, Yoga sedang jogging di sekitar kolam. Ia melihat sejumlah warga telah berkumpul karena dikejutkan dengan kemunculan ikan berukuran besar tersebut.

Menurut Yoga, kemunculan ikan raksasa itu terjadi ketika kondisi air kolam mulai menyusut akibat musim kemarau. Ikan tersebut kemudian terlihat muncul ke permukaan dan bergerak ke sisi kolam.

Yoga bahkan sempat turun ke kolam untuk mencoba menangkap ikan tersebut menggunakan tangan kosong. Namun, ikan yang sempat berada dalam genggamannya akhirnya terlepas karena ukurannya besar, berat, dan licin.

“Berat ngambilnya jadi gak keangkat. Jadinya sama warga pakai seser (serokan ikan, red), terus dapat deh. Waktu saya pakai tangan gak bisa, berat,” tuturnya.

Tidak lama setelah ikan pertama berhasil ditangkap, warga kembali menemukan ikan berukuran besar lainnya di pinggir kolam.

“Total ada dua yang ketangkap, tapi kayaknya sih masih ada lagi ikan besar di sana,” kata Yoga.

Yoga mengaku tidak mengetahui identitas warga yang berhasil menangkap kedua ikan tersebut. Namun, ia memastikan mereka masih merupakan warga Desa Tamansari.

Kolam tempat ditemukannya ikan tersebut merupakan kolam umum yang dapat dimanfaatkan warga untuk memancing. Selama ini, ikan yang ada di kolam tersebut mayoritas berukuran kecil seperti ikan air tawar pada umumnya.

Yoga menduga kedua ikan berukuran raksasa itu sudah lama hidup di kolam tersebut. Pasalnya, berdasarkan pengetahuannya, warga sejak dulu memang kerap memasukkan ikan ke kolam saat ukurannya masih kecil.

“Nah mungkin sekarang itu sudah pada gede, terus pas air kolam surut ikannya muncul ke atas ke pinggir kolam,” ujarnya.

Ia belum mengetahui secara pasti berat kedua ikan tersebut. Namun, berdasarkan ukurannya, masing-masing ikan diperkirakan memiliki berat sekitar 10 kilogram.

Kakap Putih Bisa Hidup di Air Laut dan Tawar

Sementara itu, melalui unggahan di media sosial, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut kakap putih sebagai salah satu jenis ikan yang unik dan tangguh.

Kakap putih diketahui mampu hidup di perairan laut maupun air tawar. Ikan ini juga memiliki kemampuan unik dalam perubahan jenis kelamin selama siklus hidupnya.

Kakap putih yang baru menetas umumnya bermigrasi dari laut menuju sungai atau perairan tawar lainnya. Ikan tersebut kemudian tumbuh dan berkembang hingga dewasa sebelum kembali ke laut untuk berkembang biak.

Kakap putih termasuk ikan katadromus, yakni ikan yang bertelur di laut tetapi menghabiskan sebagian besar fase pertumbuhannya di perairan tawar.

Keunikan lainnya, kakap putih terlahir sebagai ikan jantan dan dapat berubah menjadi betina ketika memasuki fase dewasa. (tar)