CIREBON – Ratusan warga Kota dan Kabupaten Cirebon antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar DPD Partai Gerindra Jawa Barat melalui program Dokling (Dokter Keliling), Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Pemenangan George Edwin Sugiharto SIP tersebut menjadi tahap awal pelaksanaan program pelayanan kesehatan Gerindra di Jawa Barat. Sekitar 300 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan pada gelombang pertama.
Sejumlah pengurus dan kader Partai Gerindra turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat Prasetyawati, Anggota DPRD Jawa Barat Dapil Cirebon-Indramayu George Edwin Sugiharto SIP, Ketua DPD Gerindra Kota Cirebon H Eman Sulaeman, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Cirebon H Subhan, tim Dokling DPP Partai Gerindra, serta tim medis DPD Gerindra Jawa Barat.
George Edwin Sugiharto mengatakan, program Dokling merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat sekaligus bagian dari upaya mewujudkan Jawa Barat Sehat.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis secara berkala di Puskesmas.
“Pemeriksaan kesehatan setahun sekali tentu sangat baik. Namun, kondisi kesehatan seseorang bisa berubah dalam beberapa bulan. Karena itu, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Dokling,” kata George.
Ia menjelaskan, kegiatan Dokling di Cirebon difasilitasi jajaran DPD Partai Gerindra Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ketua DPD Gerindra Jabar Haji Amir Machpud, Sekretaris Abdul Haris Bobihoe, serta Bendahara DPD Gerindra Jabar yang juga Ketua Fraksi Gerindra Jabar, Prasetyawati.
Sementara untuk tenaga medis, tim dokter didatangkan langsung dari Jakarta oleh DPP Partai Gerindra.
“Meski difasilitasi oleh tingkat provinsi, tim dokter yang bertugas didatangkan langsung dari Jakarta oleh DPP Partai Gerindra,” ujarnya.
Pelaksanaan Dokling di Cirebon dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada pagi hari dan diikuti sekitar 300 warga.
Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan, peserta juga berkesempatan memperoleh hadiah melalui sejumlah kegiatan yang disiapkan panitia.
Sementara gelombang kedua dilaksanakan setelah waktu salat zuhur. Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut juga mendapatkan paket sembako dan bingkisan lainnya.
Cirebon Jadi Lokasi Perdana Safari Kesehatan
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat Prasetyawati mengatakan, kegiatan Dokling di Cirebon merupakan titik awal dari rangkaian safari kesehatan yang akan dilaksanakan Partai Gerindra di berbagai daerah di Jawa Barat.
Program tersebut mengusung semangat untuk hadir lebih dekat dan memberikan pelayanan yang lebih nyata kepada masyarakat.
“Kota dan Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi perdana dari rangkaian program yang nantinya akan menyasar seluruh wilayah Jawa Barat,” ujar Prasetyawati.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara DPD Partai Gerindra Jawa Barat dengan tim layanan kemanusiaan DPP Partai Gerindra.
Masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi juga obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medis.
Untuk menghindari antrean panjang, peserta dibagi ke dalam dua sesi. Sekitar 300 warga mengikuti kegiatan pada tahap awal pelaksanaan.
“Cirebon merupakan titik awal atau safari pertama dari rangkaian program kesehatan yang akan diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat,” katanya.
Dorong Kesadaran Deteksi Dini
Prasetyawati menuturkan, program Dokling juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit.
Menurutnya, pemeriksaan secara berkala dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan lebih awal sehingga keluhan yang muncul bisa segera ditindaklanjuti.
Melalui program tersebut, DPD Gerindra Jawa Barat juga mendorong agar akses pemeriksaan kesehatan di tengah masyarakat dapat dilakukan lebih sering.
“Harapannya masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan jauh lebih baik daripada mengobati ketika sudah sakit. Dengan pemeriksaan dini, keluhan kesehatan bisa diketahui lebih cepat sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat,” pungkasnya. (abd)















