MAJALENGKA – Nama Majalengka menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang karier Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Sebelum dipercaya menjadi Kapolri, Suyudi pernah memimpin Polres Majalengka pada 2014.
Kini, perjalanan karier tersebut mencapai posisi tertinggi di institusi Polri. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, sosok Suyudi bukan nama asing. Jejak pengabdiannya pernah tertinggal di Bumi Sindangkasih ketika dipercaya menjabat sebagai Kapolres Majalengka.
Kenangan tersebut kembali muncul saat Suyudi berkunjung ke Majalengka pada Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, ia sempat bernostalgia dengan masa tugasnya ketika memimpin jajaran kepolisian di Kabupaten Majalengka.
Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM pun menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Suyudi sebagai Kapolri.
Menurut Eman, pengalaman Suyudi yang pernah bertugas langsung di Majalengka menjadi ikatan historis tersendiri antara sang jenderal dengan daerah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka dan masyarakat Majalengka, kami mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah baru sebagai Kapolri. Beliau bukan sosok yang asing bagi Majalengka karena pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Majalengka pada tahun 2014,” ujar Eman.
Ia menyebut perjalanan Suyudi, dari pernah memimpin Polres Majalengka hingga kini dipercaya memimpin institusi Polri, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Majalengka.
“Tentu kami merasa bangga karena beliau pernah mengabdi di Majalengka. Kami mendoakan semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolri, serta diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memimpin institusi Polri,” katanya.
Suyudi diketahui memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di lingkungan kepolisian. Setelah bertugas sebagai Kapolres Majalengka, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Suyudi sebelum akhirnya dipercaya memimpin Korps Bhayangkara.
Di sisi lain, Eman berharap kepemimpinan Suyudi dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Eman menilai tantangan keamanan ke depan semakin kompleks. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia pendidikan, serta masyarakat.
Komunikasi dan kerja sama antarelemen dinilai penting untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman dan pelayanan yang baik.
“Majalengka siap terus bersinergi dengan jajaran kepolisian. Kita ingin masyarakat merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan yang baik. Semoga kepemimpinan Jenderal Suyudi membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
Eman kembali menyampaikan doa agar Suyudi dapat menjalankan amanah sebagai Kapolri dengan baik.
“Sekali lagi, selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Dari Majalengka kami menyampaikan doa dan dukungan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah besar sebagai Kapolri,” pungkas Eman. (ono)
















