Rayakan Hari Jadi ke-499, Indramayu Fasilitasi 499 Pasangan Menikah Gratis!

Pemkab Indramayu dan Kemenag menggelar nikah massal gratis bagi 499 pasangan, lengkap dengan pencatatan nikah dan fasilitasi pembaruan dokumen kependudukan.

INDRAMAYU – Sebanyak 499 pasangan mengikuti program nikah massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Agama (Kemenag), Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Indramayu tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.

Jumlah peserta dipilih sesuai dengan usia Kabupaten Indramayu yang kini genap 499 tahun. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama Kemenag berupaya membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum perkawinan sekaligus mempermudah pengurusan dokumen administrasi kependudukan.

Program 499 pasangan menikah massal gratis ini tidak hanya memberikan layanan pencatatan pernikahan secara resmi tanpa biaya, tetapi juga menyediakan suvenir bagi peserta. Selain itu, pasangan yang mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan fasilitasi pembaruan dokumen kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), sesuai mekanisme pelayanan yang berlaku.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama pasangan yang membutuhkan kemudahan dalam mengurus administrasi pernikahan dan dokumen kependudukan. Dengan pencatatan perkawinan yang resmi, pasangan suami istri juga memperoleh landasan hukum yang penting dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H Dudu Rohman, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat pelayanan keagamaan bagi masyarakat.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program keagamaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kemenag memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Indramayu atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan menjadi amal saleh dan mendatangkan kemanfaatan serta keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dudu menjelaskan, dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan juga diwujudkan melalui bantuan untuk infrastruktur dan lembaga keagamaan. Di antaranya bantuan hibah bagi madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), serta dukungan terhadap berbagai program keagamaan lainnya.

Menurutnya, dukungan tersebut membantu Kemenag dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah, Kemenag, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas.

Pesan Kemenag untuk 499 Pasangan Pengantin

Selain memberikan pelayanan administrasi pernikahan, kegiatan nikah massal gratis ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan para pengantin mengenai pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab.

Dalam khutbah nikah di hadapan ratusan pasangan, Dudu Rohman menekankan pentingnya menerapkan nilai sakinah, mawaddah, warahmah sebagai fondasi kehidupan rumah tangga.

Ia mengingatkan bahwa membangun keluarga tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan emosional. Pasangan suami istri juga perlu memiliki kesiapan spiritual, kemampuan berkomunikasi, serta perencanaan ekonomi yang baik agar kehidupan rumah tangga dapat berjalan secara harmonis.

Menurut Dudu, ketahanan keluarga harus dibangun melalui sikap saling menghormati, memahami kebutuhan pasangan, dan menjalankan tanggung jawab masing-masing. Suami dan istri perlu bekerja sama menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan ekonomi yang berpotensi memengaruhi keharmonisan rumah tangga.

“Ketahanan keluarga bukan hanya ketahanan spiritual, tetapi juga ketahanan ekonomi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar keterbatasan ekonomi tidak serta-merta menjadi alasan bagi pasangan untuk takut membangun rumah tangga. Meski demikian, setiap pasangan tetap perlu mempersiapkan diri dan memahami tanggung jawab yang menyertai kehidupan pernikahan.

Kesiapan tersebut penting agar pasangan mampu menghadapi dinamika rumah tangga dengan sikap dewasa, saling mendukung, dan mengutamakan penyelesaian masalah secara bersama-sama.

Nikah Massal Jadi Bagian Peringatan Hari Jadi Indramayu

Penyelenggaraan nikah massal gratis dalam rangka Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.

Melalui pencatatan perkawinan yang resmi dan fasilitasi pembaruan dokumen kependudukan, pemerintah berupaya membantu pasangan memperoleh kepastian hukum serta mempermudah akses terhadap administrasi keluarga.

Dudu berharap kegiatan tersebut mampu mendorong terbentuknya keluarga yang harmonis, memiliki perlindungan hukum, serta menjunjung tinggi nilai agama dan akhlak mulia.

“Kami berharap kegiatan nikah massal ini tidak hanya menjadi semarak peringatan hari jadi daerah, tetapi juga dapat mewujudkan keluarga yang memiliki kepastian hukum, terlindungi hak-haknya, serta berakhlak mulia,” pungkasnya.

Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah daerah dan Kemenag dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang bermanfaat. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal bagi ratusan pasangan di Indramayu untuk membangun kehidupan rumah tangga yang bertanggung jawab, harmonis, dan sejahtera. (tar)