JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mulai mematangkan persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menuntaskan pembentukan Desk Verifikasi Partai Politik (Verpol) di daerah serta menyusun target kepengurusan yang akan didaftarkan secara resmi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik, mengatakan partainya telah menetapkan proyeksi struktur organisasi yang dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan pendaftaran dan verifikasi partai politik.
Partai Gelora menargetkan kesiapan kepengurusan minimal 75 persen ditambah satu Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta 60 persen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk didaftarkan ke KPU.
“Kita sudah membuat proyeksi 75% + 1 DPD dan 60% DPC yang siap didaftarkan secara resmi ke KPU,” kata Mahfuz dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Persiapan tersebut merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kedua Desk Verpol Pusat bersama 10 Ketua Pemenangan Teritori (KPT) Partai Gelora. Pertemuan itu berlangsung di Jakarta pada 3–4 Oktober 2026 untuk mengevaluasi perkembangan organisasi sekaligus menyusun langkah menghadapi tahapan verifikasi mendatang.
Mahfuz yang juga menjabat Ketua Desk Verpol Pusat menjelaskan, Partai Gelora telah menyusun peta jalan atau roadmap kerja yang terstruktur dan terukur. Program tersebut menjadi pedoman bagi seluruh tingkatan kepengurusan mulai Oktober 2026 hingga tahapan verifikasi KPU yang diproyeksikan berlangsung pada pertengahan 2027.
Menurut dia, penyusunan tahapan kerja secara terperinci penting untuk mencegah penumpukan pekerjaan menjelang batas waktu pendaftaran. Dengan demikian, penguatan struktur organisasi, pendataan anggota, serta kesiapan administrasi dapat dilakukan secara bertahap.
“Kita menetapkan tahapan kerja yang presisi dan terukur agar seluruh instrumen partai tidak menumpuk pekerjaan di akhir,” ujarnya.
Kepengurusan DPP dan DPW Sudah 100 Persen
Dari sisi organisasi, Mahfuz mengungkapkan bahwa kepengurusan Partai Gelora di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) atau provinsi telah mencapai 100 persen.
Sementara itu, pembentukan kepengurusan DPD di tingkat kabupaten/kota telah mencapai 94 persen. Adapun kepengurusan DPC di tingkat kecamatan disebut telah memenuhi proyeksi 60 persen yang ditetapkan partai.
Capaian tersebut akan menjadi dasar untuk melanjutkan konsolidasi organisasi dan memastikan kesiapan dokumen yang dibutuhkan dalam proses verifikasi. Partai Gelora juga berupaya memperkuat sistem administrasi serta teknologi agar pendataan di seluruh tingkatan berjalan lebih terintegrasi.
Mahfuz menilai pengalaman menghadapi proses verifikasi pada periode sebelumnya menjadi pelajaran penting. Karena itu, partai berupaya memperbaiki tata kelola data dan menyiapkan seluruh persyaratan sejak dini.
“Seluruh proses penguatan struktur, verifikasi DPC, hingga rekrutmen keanggotaan kita tata secara terukur, sehingga pada 2027 kita tinggal fokus pada akselerasi syarat sekunder,” katanya.
Lima Agenda Prioritas pada Oktober 2026
Untuk mempercepat persiapan, Partai Gelora menetapkan lima agenda prioritas yang harus dituntaskan seluruh jajaran kepengurusan selama Oktober 2026.
Agenda tersebut mencakup penyelesaian struktur DPD hingga mencapai 100 persen, pembentukan Desk Rekrutmen Anggota di daerah, serta percepatan pendaftaran anggota baru secara masif. Rekrutmen akan diprioritaskan pada wilayah DPC yang telah masuk dalam proyeksi untuk didaftarkan ke KPU.
Dua agenda lainnya diarahkan pada penguatan kesiapan administrasi dan konsolidasi organisasi di daerah, termasuk memastikan proses pendataan dan verifikasi internal berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Tahapan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Partai Gelora akan menggelar Rakornas Ketiga pada 7–8 November untuk mengevaluasi perkembangan persiapan sekaligus meninjau kembali data DPC yang digunakan pada pemilu sebelumnya.
Data tersebut akan diperiksa untuk menentukan kepengurusan yang masih dapat diaktifkan kembali maupun yang perlu diganti dengan pengurus baru.
Penginputan Data Sipol Dimulai Desember 2026
Untuk mengantisipasi penumpukan pekerjaan menjelang pendaftaran partai politik pada 2027, Partai Gelora berencana memulai penginputan data ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU pada 1–20 Desember 2026.
Langkah ini diharapkan memberi waktu lebih panjang bagi partai untuk memeriksa kelengkapan data dan memperbaiki kekurangan administrasi sebelum memasuki tahapan verifikasi.
Selanjutnya, pada Januari hingga Juni 2027, fokus persiapan akan diarahkan pada pemenuhan persyaratan sekunder serta pemutakhiran data sesuai kebutuhan verifikasi KPU. Perbaikan terhadap catatan kekurangan administrasi juga menjadi bagian dari tahapan tersebut.
Melalui rangkaian persiapan yang dilakukan sejak 2026, Partai Gelora berharap seluruh struktur kepengurusan dan data keanggotaan dapat dipersiapkan secara lebih sistematis.
Mahfuz menyatakan partainya optimistis menghadapi pendaftaran dan verifikasi sebagai peserta Pemilu 2029. Targetnya, seluruh data yang disiapkan memiliki validitas yang tinggi sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih lancar.
“Partai Gelora optimistis menyongsong pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu 2029 dengan data 100% valid dan siap memenangkan Pemilu,” pungkasnya. (abd)















