Minat Naik KA Gunungjati Tinggi, 188.502 Pelanggan Tercatat hingga Juli 2026

Keberadaan KA Gunungjati diminati dan mendapat respon yang baik dari para penumpang

CIREBON – Kereta Api (KA) Gunungjati relasi Semarang-Cirebon-Jakarta semakin diminati masyarakat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat sebanyak 188.502 pelanggan menggunakan KA Gunungjati relasi Cirebon-Jakarta sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Tingginya jumlah pelanggan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi untuk perjalanan antarkota.

Selain menawarkan kemudahan, kereta api dinilai mampu memberikan perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan tingginya minat terhadap KA Gunungjati tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

“Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KA Gunungjati telah melayani 188.502 pelanggan. Angka ini menjadi gambaran tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ujar Muhibbuddin.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat saat bepergian kini tidak hanya sebatas sarana transportasi untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Pelanggan juga menginginkan perjalanan yang nyaman sekaligus memberikan pengalaman positif.

KA Gunungjati menawarkan pengalaman tersebut melalui perjalanan di jalur utara Pulau Jawa. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menikmati beragam panorama, mulai dari hamparan persawahan, kawasan pesisir, hingga lanskap perdesaan.

“Perjalanan dengan kereta api memiliki keunikan karena pelanggan bisa menikmati pemandangan dari balik jendela tanpa harus berkonsentrasi mengemudi,” katanya.

Bagi sebagian pelanggan, lanjut Muhibbuddin, menikmati panorama selama perjalanan juga dapat menjadi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas.

Suasana perjalanan yang lebih tenang membuat perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya menjadi aktivitas menuju tempat tujuan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman yang menyenangkan.

Tarif KA Gunungjati dari Cirebon

KAI Daop 3 Cirebon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan KA Gunungjati. Selain keselamatan dan ketepatan waktu, aspek kenyamanan pelanggan menjadi perhatian dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Dari Stasiun Cirebon, masyarakat dapat menggunakan layanan KA Gunungjati dengan tarif mulai Rp25.000, menyesuaikan kelas, relasi, dan ketentuan tarif yang berlaku.

Layanan tersebut memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang bepergian antara Semarang, Cirebon, Jakarta, maupun sejumlah kota yang dilalui KA Gunungjati.

Muhibbuddin menegaskan, capaian 188.502 pelanggan selama tujuh bulan pertama 2026 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang harus terus dijaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih KA Gunungjati sebagai bagian dari perjalanan mereka. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tandasnya.

KAI berharap perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mencapai tujuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang nyaman, menyenangkan, dan berkesan bagi setiap pelanggan. (abd)