Lunas PBB Bisa Dapat Hadiah Umrah, Bapenda Kabupaten Cirebon Siapkan 44 Kuota

Bapenda Kabuparen Cirebon menyediakan 44 tiket umrah bagi pemdes yang lunas PBB

CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memberikan penghargaan khusus kepada pemerintah desa yang dinilai berprestasi dalam memenuhi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, sebanyak 44 kuota umroh disiapkan sebagai bentuk apresiasi bagi pemerintah desa yang berhasil memenuhi kriteria pelunasan PBB.

Pengundian hadiah umroh tersebut dilaksanakan Bapenda Kabupaten Cirebon pada Rabu, 9 September 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk penghargaan pemerintah daerah untuk mendorong pemerintah desa lebih aktif dan tepat waktu dalam menyelesaikan kewajiban pajak.

Kuota umroh diberikan melalui mekanisme undian. Pesertanya merupakan pemerintah desa yang memenuhi sejumlah kategori penilaian, termasuk desa yang dinilai cepat maupun memiliki capaian besar dalam pelunasan PBB.

Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengatakan, program tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para kepala desa yang telah menunjukkan kinerja dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Menurut Imron, pembayaran PBB memiliki peran penting terhadap pendapatan daerah. Penerimaan dari pajak tersebut nantinya digunakan kembali untuk mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Pajak ini dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadi kami mengimbau kepada kuwu-kuwu yang masih belum lunas, cepat dilunasi agar pembangunan Kabupaten Cirebon cepat,” kata Imron.

Ia juga meminta pemerintah desa yang sampai saat ini belum menyelesaikan pelunasan PBB agar segera menuntaskan kewajibannya.

Imron berharap pemberian apresiasi berupa kuota umroh dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemerintah desa. Dengan adanya penghargaan tersebut, desa diharapkan semakin terdorong untuk meningkatkan kepatuhan dalam pembayaran PBB.

Namun, Imron menegaskan bahwa status lunas PBB tidak secara otomatis membuat pemerintah desa mendapatkan hadiah umroh. Sebab, penerima hadiah tetap ditentukan melalui proses pengundian.

“Tidak semua yang lunas nanti dapat. Nanti diundi,” ujarnya.

44 Kuota Umroh Dibagi untuk PBB 2024 dan 2025

Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi, menjelaskan bahwa total hadiah yang disiapkan dalam program apresiasi tersebut mencapai 44 kuota umroh.

Kuota itu diperuntukkan bagi pemerintah desa yang memenuhi persyaratan pelunasan PBB untuk dua tahun anggaran, yakni 2024 dan 2025.

“Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan apresiasi penghargaan berupa undian umrah bagi pemerintah desa yang lunas PBB dua tahun, 2024 dan 2025, dengan beberapa kategori,” kata Erus.

Dari total 44 kuota tersebut, masing-masing tahun mendapatkan bagian yang sama.

Sebanyak 22 kuota umroh disediakan untuk kategori pelunasan PBB tahun 2024. Sementara 22 kuota lainnya diperuntukkan bagi kategori tahun 2025.

“Untuk tahun 2024 ada kuota 22, kemudian 2025 juga 22. Jadi ada 44 kuota yang diundikan pada hari ini,” jelas Erus.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi Pemkab Cirebon kepada pemerintah desa yang mampu menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan dan pelunasan PBB.

Erus menambahkan, pelaksanaan program apresiasi tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Cirebon tahun anggaran 2026. Anggaran tersebut berasal dari pos pajak dan retribusi yang memang dialokasikan untuk pemerintah desa.

“Memang diperuntukkan untuk pemerintah desa, sehingga diprogramkan apresiasi bagi yang berprestasi, terutama dalam hal pelunasan PBB,” ujarnya.

Jadwal Keberangkatan Umroh Diserahkan kepada Pemenang

Mengenai jadwal keberangkatan umroh, Bapenda Kabupaten Cirebon tidak menetapkan waktu secara sepihak.

Erus mengatakan, teknis keberangkatan akan dibicarakan lebih lanjut bersama para penerima hadiah. Dengan demikian, pemenang nantinya dapat menentukan waktu yang dianggap sesuai untuk melaksanakan ibadah umroh.

“Nanti tergantung mereka. Kita tidak mengatur. Silakan para pemenang menetapkan kapan teknis keberangkatannya,” ungkap Erus.

Meski demikian, Bapenda membuka kemungkinan seluruh penerima kuota umroh diberangkatkan secara bersama-sama.

Opsi tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan para penerima hadiah. Teknis pelaksanaan, termasuk waktu keberangkatan, akan dibahas setelah proses pengundian dan penetapan penerima selesai.

Program Bapenda siapkan 44 kuota umroh untuk Pemdes yang lunas PBB ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran pemerintah desa dalam memenuhi kewajiban pajak.

Dengan semakin banyak desa yang tertib membayar PBB, pemerintah daerah berharap penerimaan pajak dapat terus meningkat sehingga mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Cirebon. (den)