Cuma Turunkan 4 Petinju, Pertina Kuningan Berani Pasang Target 2 Emas di Porprov 2026!

Pertina Kuningan bidik 2 emas di Porprov Jabar XV 2026

KUNINGAN – Kontingen tinju Kabupaten Kuningan memasang target tinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Meski hanya mengandalkan empat petinju, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kuningan optimistis mampu membawa pulang dua medali emas dari kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.

Dua petinju yang menjadi andalan utama untuk merealisasikan target tersebut adalah Walmer dan Anis. Keduanya dipersiapkan untuk bersaing di kelas masing-masing dan menjadi tumpuan Kuningan dalam perburuan medali emas.

Sementara itu, dua atlet lainnya, Zaid dan Via, diharapkan mampu memberikan kejutan dengan menembus babak semifinal. Jika target tersebut tercapai, Kuningan berpeluang menambah koleksi medali perunggu dari cabang olahraga tinju.

Ketua Umum Pertina Kabupaten Kuningan, H Deden Kurniawan, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan empat atlet terbaik untuk menghadapi Porprov Jabar XV 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat didampingi Ketua Harian Denny Rosmayadi SSTP MSi, Manajer Hamdan Harismaya, dan Pelatih Didin Ikhwanudin, Senin (2/11).

“Modal kita empat atlet. Target utama dua emas putra dari Walmer dan Anis. Mudah-mudahan Via dan Zaid bisa lolos semifinal sehingga kita mendapatkan tambahan medali perunggu,” ungkap Deden.

Menurutnya, meskipun jumlah atlet yang diberangkatkan relatif terbatas, Pertina Kuningan tetap memiliki keyakinan untuk bersaing dengan daerah lain. Keempat petinju tersebut dinilai memiliki potensi untuk memberikan hasil terbaik apabila mampu menjaga kondisi fisik, teknik, dan mental selama pertandingan.

Walmer Berpeluang Cetak Hattrick Emas

Salah satu atlet yang menjadi sorotan adalah Walmer. Petinju yang akan turun di kelas 60 kilogram tersebut memiliki pengalaman panjang dalam kompetisi olahraga tingkat Jawa Barat.

Walmer tercatat pernah mengikuti kompetisi tingkat provinsi pada 2014, 2018, dan 2022. Pengalaman tampil dalam beberapa edisi Porda maupun Porprov menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan pada 2026.

Bahkan, apabila kembali berhasil meraih medali emas, Walmer berpeluang mencatatkan prestasi hattrick atau tiga kali meraih gelar juara sebagaimana catatan prestasi yang disampaikan Pertina Kuningan.

Pengalaman bertanding dalam kompetisi sebelumnya diharapkan membuat Walmer lebih matang, terutama dalam membaca strategi lawan, mengatur tempo pertandingan, dan memanfaatkan peluang untuk mencetak angka.

Deden berharap petinju andalannya tersebut mampu mempertahankan prestasi sekaligus kembali mengharumkan nama Kabupaten Kuningan.

“Walmer sudah tiga kali berturut-turut mengikuti Porda atau Porprov. Mudah-mudahan pada 2026 ini bisa kembali meraih emas. Kami mohon doanya,” katanya.

Selain Walmer, Pertina Kuningan juga menaruh harapan besar kepada Anis yang akan bertanding di kelas 71 kilogram. Anis diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas kedua bagi kontingen tinju Kuningan.

Adapun Zaid dan Via mendapatkan target untuk menembus semifinal. Keduanya diharapkan mampu menunjukkan perkembangan positif selama menjalani persiapan hingga pertandingan berlangsung.

Bekasi dan Bogor Jadi Ancaman Terberat

Meski optimistis, Pertina Kuningan tidak menutup mata terhadap ketatnya persaingan pada Porprov Jabar XV 2026. Sejumlah kabupaten dan kota diperkirakan menurunkan petinju dengan kemampuan serta pengalaman bertanding yang mumpuni.

Dari sejumlah daerah peserta, Kabupaten Bekasi dan Bogor menjadi dua kekuatan yang paling diwaspadai.

Kedua daerah tersebut dinilai memiliki banyak atlet dengan pengalaman bertanding di level nasional. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi empat petinju Kuningan yang akan berjuang memperebutkan medali.

“Lawan terberat tetap Bekasi dan Bogor, karena atlet-atlet nasional banyak terkonsentrasi di dua daerah tersebut,” ujar Deden.

Menghadapi lawan-lawan tangguh tersebut, Pertina Kuningan tidak ingin persiapan dilakukan secara instan. Program pemusatan latihan atau training camp (TC) telah dijalankan sejak Agustus 2026.

Selama menjalani TC, para atlet mendapatkan pembinaan yang difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, ketahanan fisik, serta kematangan mental bertanding.

Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk menunjang performa petinju, terutama ketika menghadapi lawan yang memiliki jam terbang tinggi.

Konsistensi latihan juga menjadi perhatian tim pelatih. Sebab, pertandingan tinju tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga kecepatan mengambil keputusan, ketepatan membaca pergerakan lawan, serta kemampuan mengendalikan emosi di atas ring.

Dengan persiapan yang telah berjalan sejak Agustus, Pertina berharap seluruh atlet bisa tampil maksimal dan tidak mudah kehilangan fokus ketika memasuki pertandingan.

Kontingen Tinju Kuningan Berangkat 9 November

Berdasarkan agenda yang telah disusun Pertina Kabupaten Kuningan, kontingen tinju dijadwalkan berangkat menuju lokasi pertandingan pada 9 November 2026.

Sebelum pertandingan resmi dimulai pada 11 November 2026, para atlet bersama ofisial akan mengikuti sejumlah agenda teknis. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi manajer meeting, technical meeting, hingga pengundian pertandingan atau drawing.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh peserta memahami ketentuan pertandingan sekaligus mengetahui lawan yang akan dihadapi pada masing-masing kelas.

Pertina Kuningan berharap seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan pertandingan dapat berjalan lancar. Kondisi kesehatan dan kesiapan mental para atlet juga diharapkan tetap terjaga hingga hari pertandingan.

Deden menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Kuningan dalam Porprov Jabar XV 2026 bukan sekadar mengejar jumlah medali. Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk menjaga eksistensi olahraga tinju sekaligus meningkatkan prestasi daerah di tingkat Jawa Barat.

Menurutnya, cabang olahraga tinju memiliki potensi untuk terus berkembang apabila mendapatkan dukungan pembinaan dan kesempatan berkompetisi secara berkelanjutan.

Karena itu, empat petinju yang diberangkatkan diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Target dua medali emas menjadi motivasi sekaligus tantangan yang harus dijawab melalui penampilan terbaik di atas ring.

“Porprov ini sangat penting karena menyangkut prestasi daerah. Kita ingin Kuningan tidak tertinggal dalam cabang olahraga tinju,” tegasnya.

Dengan mengandalkan pengalaman Walmer, potensi Anis, serta perjuangan Zaid dan Via, Pertina Kuningan berharap cabang olahraga tinju dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan medali Kabupaten Kuningan pada Porprov Jabar XV 2026. (ags)