INDRAMAYU – Upaya mencegah kenakalan remaja terus diperkuat jajaran Kepolisian Resor Indramayu dengan menyasar lingkungan sekolah. Tak hanya memberikan pembinaan kepada para pelajar, polisi juga melibatkan guru dan wali murid agar pencegahan dilakukan secara bersama sejak dini.
Salah satu kegiatan tersebut digelar Polsek Tukdana di SMP Negeri 1 Tukdana, Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana. Sekolah tingkat SMP, MTs, dan sederajat menjadi fokus penyuluhan karena dinilai sebagai jenjang penting dalam pembentukan karakter remaja.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM melalui Kapolsek Tukdana AKP Junata Tisnasenjaya mengatakan, kegiatan pembinaan bertujuan meningkatkan peran keluarga dan sekolah dalam mencegah anak terjerumus ke perilaku menyimpang maupun tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
Menurutnya, pengawasan orang tua menjadi kunci utama dalam membentuk perilaku positif anak di tengah perkembangan zaman dan pengaruh lingkungan.
“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mengawasi perkembangan dan pergaulan anak. Kami mengajak orang tua untuk terus membangun komunikasi dengan anak dan memastikan mereka tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” ujar Junata, Kamis (17/9/2026).
Bijak Gunakan Media Sosial
Selain membahas pergaulan remaja, Polsek Tukdana juga mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua terhadap aktivitas anak di media sosial. Penggunaan media digital yang tidak terkontrol dinilai dapat membuka peluang anak terpapar konten negatif maupun ajakan yang merugikan.
Junata menekankan, media sosial seharusnya dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana belajar dan berkomunikasi, bukan menjadi pintu masuk perilaku menyimpang.
Ia menambahkan, pencegahan kenakalan remaja tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, kepolisian, dan masyarakat menjadi fondasi utama menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Deteksi Dini Perubahan Perilaku Anak
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Tukdana Aiptu Sutanto mengajak seluruh pihak sekolah dan wali murid untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan maupun lingkungan tempat tinggal.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua, guru, dan anak menjadi langkah penting untuk mendeteksi lebih awal perubahan perilaku maupun persoalan yang sedang dihadapi remaja.
“Sinergi antara keluarga, sekolah, dan kepolisian sangat dibutuhkan. Jangan sampai persoalan yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal justru berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” katanya.
Polsek Tukdana juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, kepolisian berharap kepedulian bersama terhadap perkembangan anak dan remaja semakin meningkat sehingga lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar. (tar)
















