Bukan Cuma Wisata Air, Desa Kliwed Kini Siapkan Posko Tanggap Bencana

Kliwed jadi posko ERT, puluhan pemuda Kertasemaya dibekali pelatihan tanggap bencana

INDRAMAYU – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kliwed, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, mendapat apresiasi setelah menggelar pelatihan dan pendidikan peningkatan kapasitas relawan Emergency Response Team Indonesia (ERTI).

Pelatihan yang menyasar puluhan pemuda tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat dan memberikan pertolongan ketika terjadi bencana.

Kegiatan tersebut melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai pemateri. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dan keterampilan dasar dalam melakukan pertolongan kepada masyarakat saat bencana.

Camat Kertasemaya Andri M Shaleh menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan tanggap bencana penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terdampak bencana.

“Kami sangat mendukung adanya pelatihan tanggap bencana yang melibatkan Basarnas dan BPBD sebagai pemberi materi bagaimana melakukan pertolongan kepada warga ketika ada bencana,” kata Andri.

Ia juga mengapresiasi langkah Pokdarwis Desa Kliwed yang membekali para pemuda dengan kemampuan tanggap darurat. Menurutnya, keberadaan relawan terlatih sangat dibutuhkan, terlebih wilayah Kecamatan Kertasemaya dilintasi aliran Sungai Cimanuk.

“Kebetulan wilayah Kertasemaya ini menjadi wilayah yang dilintasi aliran Sungai Cimanuk, sehingga akan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ujarnya.

Andri menambahkan, Desa Kliwed nantinya juga disiapkan sebagai posko respons bencana untuk mendukung penanganan kondisi darurat di Kecamatan Kertasemaya.

“Apalagi di Kliwed dijadikan posko guna menanggapi respons ketika bencana di Kecamatan Kertasemaya terjadi, tapi semoga saja tidak pernah terjadi,” katanya.

Menurut Andri, keberadaan posko dan relawan yang telah mendapatkan pelatihan dapat memperkuat penanganan bencana di tingkat wilayah. Para relawan diharapkan mampu memberikan respons cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Kliwed Hery Susanto mengatakan, pembentukan tim tanggap bencana merupakan bagian dari persiapan Desa Kliwed dalam mengembangkan potensi wisata sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Desa Kliwed tengah melakukan penataan kawasan yang akan dikembangkan menjadi destinasi wisata air Ajreman. Potensi wisata tersebut memanfaatkan saluran irigasi yang terhubung dengan Sungai Sindupraja.

“Kita rancang terlebih dulu tim tanggap daruratnya. Kita juga masih terus melakukan penataan yang akan dijadikan lokasi wisata Ajreman,” kata Hery.

Selain mendukung pengembangan wisata, posko relawan ERT di Desa Kliwed diharapkan dapat membantu penanganan bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu, terutama Kecamatan Kertasemaya.

“Adanya posko relawan ERT di Desa Kliwed, mereka juga bisa membantu para relawan ketika terjadi bencana di Kabupaten Indramayu, khususnya di Kecamatan Kertasemaya,” ujarnya. (oni)