CIREBON – Kabar baik datang dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung terkait pembangunan kawasan Sukalila, Kota Cirebon. Pengerjaan segmen Kalibaru yang sebelumnya masih berstatus usulan kini dipastikan berlanjut pada tahun ini.
Proyek penataan kawasan tersebut diketahui terbagi menjadi dua segmen, yakni Sukalila dan Kalibaru. Untuk segmen Kalibaru, anggarannya kini telah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BBWS Cimanuk-Cisanggarung.
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon Effendi Edo setelah berkomunikasi langsung dengan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung.
“Saya kebetulan undang kepala BBWS, beliau sudah menyampaikan kabar baik, bahwa proyek Kalibaru lanjut tahun ini. Anggarannya sudah ada di DPA mereka,” ungkap Edo.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan segmen Kalibaru juga sudah mulai terlihat. Sejumlah alat berat yang sebelumnya bekerja di segmen Sukalila telah bergeser dan mulai menggarap bagian timur Sungai Sukalila.
Pembangunan segmen Kalibaru nantinya diharapkan dapat melengkapi penataan yang saat ini mulai terlihat di kawasan Sukalila.
Edo mengatakan, penataan sungai tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur pengendalian air, tetapi juga dapat diarahkan menjadi ruang publik yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ia berharap setelah seluruh pembangunan selesai, kawasan Sukalila dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat.
“Sebelumnya masih bersifat pengajuan, tapi sekarang BBWS sudah memastikan bisa digarap tahun ini,” katanya.
Dengan pengerjaan segmen Kalibaru yang sudah dimulai, Edo berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Ia menargetkan kawasan Sukalila nantinya dapat menjadi fasilitas publik baru yang bisa dinikmati masyarakat Kota Cirebon.
“Anggaran kurang lebih Rp10 miliar untuk dua segmen. Jadi mudah-mudahan akhir tahun ini masyarakat Kota Cirebon punya fasilitas publik baru. Kita bisa bersama-sama tahun baruan di Sukalila,” pungkasnya. (sep)














