Bantuan Beras 2026 di Kalijaga Kota Cirebon, 3.581 Warga Jadi Penerima

Bantuan Beras di Kalijaga Kota Cirebon Capai 3.581 Penerima

CIREBON – Bantuan pangan berupa beras dari pemerintah kembali disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Pada periode kali ini, sebanyak 3.581 warga tercatat sebagai penerima bantuan. Jumlah tersebut turun 10 penerima dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 3.591 penerima.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kalijaga, Suherlan, mengatakan jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan 2025.

“Untuk di tahun ini kita dapat bantuan itu 3.581, jadi turun 10. Tahun 2025 kemarin jumlah penerima itu ada 3.591,” katanya.

Menurut Suherlan yang akrab disapa Elan, proses pembagian bantuan pangan tersebut telah berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat.

Warga penerima bantuan diwajibkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Bulog. Bagi penerima yang mengambil bantuan secara langsung, persyaratan yang diperlukan hanya membawa KTP.

“Untuk penerima bantuan itu sudah ada persyaratan yang ditentukan oleh Bulog. Kalau secara pribadi mengambil, itu hanya KTP,” ujarnya.

Sementara bagi penerima yang tidak dapat mengambil bantuan secara langsung dan harus diwakilkan, terdapat persyaratan tambahan berupa fotokopi KTP dan fotokopi kartu keluarga (KK).

“Tapi kalau mewakilkan ada persyaratan lain, yaitu fotokopi KTP dan fotokopi KK,” ungkapnya.

Elan menyebut masih terdapat sejumlah warga yang belum mengambil bantuan beras. Pihak kelurahan pun memberikan kesempatan tambahan bagi penerima untuk mengambil bantuan pada Senin mendatang.

“Bagi yang belum mengambil bisa diambil nanti di hari Senin. Di hari kerja kita masih berikan kesempatan untuk mengambil,” ucapnya.

Setiap warga penerima memperoleh bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

Pihak Kelurahan Kalijaga juga berupaya membantu warga yang mengalami kesulitan membawa beras bantuan. Namun, karena jumlah penerima yang datang cukup banyak dan keterbatasan tenaga, bantuan pengangkutan hanya diberikan untuk jarak dekat.

“Kalau yang tidak kuat membawanya kita bantu, tapi tidak jauh-jauh, hanya dari sini sampai ke depan saja karena kita kan ramai, tentunya tenaga kita juga kurang, jadi kita hanya bisa bantu bawakan sampai ke depan,” sambungnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kedungmenjangan, Kelurahan Kalijaga, Anisah, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan tersebut diambilnya sendiri dengan dibantu oleh anaknya.

Menurut Anisah, beras bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari bersama keluarga.

Beras sebanyak 30 kilogram itu akan digunakan secara bertahap sesuai kebutuhan memasak. Persediaan tersebut akan terus digunakan setiap hari hingga habis.

“Kalau simpanan masak satu kilo habis, nyambung, nyambung,” ungkapnya.

Anisah berharap bantuan dari pemerintah dapat terus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, bantuan beras tersebut cukup membantu meringankan kebutuhan rumah tangga. (its)