CIREBON — Sebanyak 32 pelajar terpilih dari Kota Cirebon bersiap mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12 yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Dari jumlah tersebut, 12 peserta di antaranya merupakan siswa SD Islam Al Azhar 3 Cirebon dan SMP Islam Al-Azhar 5 Cirebon.
Keikutsertaan belasan siswa Al Azhar tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan pendidikan dan kepramukaan di Kota Cirebon. Mereka merupakan peserta pilihan yang telah melewati proses seleksi untuk mewakili daerah dalam kegiatan Pramuka berskala nasional tersebut.
Pembina Pramuka, M Hari Riyadi SPd, mengatakan pelepasan peserta dari Yayasan Pendidikan Islam Siti Chodidjah dan Perguruan Islam Al Azhar Cirebon menjadi bagian dari persiapan sebelum keberangkatan menuju lokasi kegiatan.
“Hari ini Yayasan Pendidikan Islam Siti Chodidjah dan Perguruan Islam Al Azhar melepas siswa kami yang akan berangkat Jambore Nasional,” ujar Hari.
Menurutnya, kontingen dijadwalkan berangkat pada 12 Agustus 2026. Waktu keberangkatan tersebut dipersiapkan agar para peserta memiliki waktu yang cukup untuk mengikuti rangkaian persiapan, termasuk gladi bersih pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari.
Jambore Nasional ke-12 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 20 Agustus 2026. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan malam penutupan pada 20 Agustus, para peserta diperkirakan kembali ke daerah masing-masing pada 21 Agustus 2026.
Hari menambahkan, Jamnas tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya anggota Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas pertemanan dan membangun pengalaman sosial.
“Penutupan yang bersifat malam kebersamaan ini diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia, memberikan pengalaman berharga untuk saling bersilaturahmi dengan teman sebaya dari berbagai penjuru nusantara,” katanya.
Lolos Seleksi Ketat
Untuk dapat tampil di Jambore Nasional, para siswa harus melalui proses seleksi yang cukup panjang dan ketat. Peserta yang terpilih merupakan pelajar dengan berbagai prestasi dan kemampuan, baik di bidang keagamaan, akademik maupun olahraga.
Sejumlah peserta memiliki prestasi di bidang olahraga seperti futsal dan basket. Hal tersebut menunjukkan bahwa peserta yang dikirim tidak hanya memiliki kemampuan dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mempunyai potensi di berbagai bidang.
Dari total 12 peserta Al Azhar Cirebon, sebanyak delapan siswa berasal dari jenjang SMP, sedangkan empat lainnya merupakan siswa tingkat SD.
Ketua Yayasan Siti Chodidjah, Emirzal Hamdani, mengatakan pihaknya bersyukur sekaligus bangga dapat melepas para siswa terbaik untuk mengikuti Jamnas ke-12.
“Kami berharap anak-anak kami dapat melaksanakan kegiatan dengan lancar, sehat, dan sukses tanpa meninggalkan kewajiban kita sebagai seorang muslim. Jangan tinggalkan salat dan perbanyak doa agar diberikan kesehatan, kelancaran, serta fisik yang baik selama 10 hari kegiatan,” tutur Emirzal.
Menurut Emirzal, keberangkatan 12 siswa tersebut menjadi salah satu capaian membanggakan bagi perkembangan kepramukaan di lingkungan Al Azhar Cirebon. Para peserta juga didampingi oleh Kak Haris sebagai penanggung jawab kegiatan Pramuka di lingkungan Al Azhar Cirebon.
Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Hari menjelaskan, keikutsertaan siswa dalam Jambore Nasional sejalan dengan komitmen sekolah dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
Selain kepramukaan, Al Azhar Cirebon memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya Program Qiroati yang ditujukan untuk memperkuat dasar keagamaan dan kesiapan rohani siswa.
Sekolah juga mengembangkan program Bahasa Inggris Cambridge untuk membekali peserta didik dengan kemampuan bahasa asing sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan dunia global.
Sementara itu, kegiatan kepramukaan menjadi salah satu sarana penting dalam membangun kecerdasan sosial siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dilatih untuk bekerja sama, berkomunikasi, mandiri, disiplin, sekaligus mampu berinteraksi dengan lingkungan dan orang lain.
“Kesuksesan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademis semata, tetapi juga kemampuan berinteraksi sosial yang baik,” jelas Hari.
Pihak Yayasan Siti Chodidjah pun berharap 12 peserta yang dikirim ke Jambore Nasional dapat memperoleh pengalaman berharga sekaligus membawa nama baik Al Azhar Cirebon.
Dari ajang nasional tersebut, yayasan berharap lahir kader-kader Pramuka Garuda yang mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama Al Azhar Cirebon, baik di tingkat regional maupun nasional. (abd)














