220 Becak Listrik Bantuan Prabowo untuk Pengemudi Becak Indramayu, Ini Tahapannya

Sebanyak 220 becak listrik bantuan Presiden Prabowo segera disalurkan di Indramayu. Penerima menjalani verifikasi data dan pelatihan sebelum penyerahan.

INDRAMAYU – Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto tahap kedua segera disalurkan kepada pengemudi becak di Kabupaten Indramayu. Saat ini, proses penyaluran masih menunggu penyelesaian verifikasi faktual calon penerima serta pelatihan penggunaan armada becak listrik.

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain memeriksa kesesuaian data penerima, pelatihan juga bertujuan membekali calon penerima agar mampu mengoperasikan becak listrik dengan aman.

Tokoh masyarakat Indramayu, H Kasan Basari, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap para pengemudi becak, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut dan masih mengandalkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Menurut Kasan, pemberian bantuan tidak cukup hanya dengan menyerahkan unit becak listrik. Para penerima juga perlu memahami cara penggunaan dan perawatannya agar kendaraan dapat dimanfaatkan secara optimal serta tidak menimbulkan persoalan ketika digunakan di lapangan.

“Jangan sampai kepedulian dari Pak Prabowo Subianto yang ingin memberikan kemudahan berikhtiar bagi pengemudi becak ini justru menimbulkan masalah di lapangan. Mereka tidak hanya diberi unit, tetapi juga dilatih agar paham cara menggunakannya,” jelas Kasan, Kamis (15/10/2026).

Pengemudi Becak Lansia Jadi Prioritas Penerima

Dalam proses penentuan penerima bantuan, pengemudi becak berusia lanjut menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan. Bantuan becak listrik diharapkan dapat meringankan beban fisik mereka saat bekerja, sehingga tetap bisa mencari nafkah tanpa harus mengeluarkan tenaga sebesar ketika mengayuh becak konvensional.

Selain mempertimbangkan kondisi calon penerima, pemerataan distribusi juga menjadi perhatian. Proses pendataan dan penjaringan dilakukan secara langsung di sejumlah lokasi aktivitas pengemudi becak, seperti pasar tradisional dan pangkalan becak.

Kasan menyebut, penyaluran 220 becak listrik tersebut diupayakan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu. Dengan demikian, manfaat bantuan tidak hanya dirasakan pengemudi becak yang berada di pusat kota, tetapi juga masyarakat di wilayah barat, timur, dan selatan.

“Kami berikhtiar agar bantuan ini terbagi secara adil dan menyentuh seluruh kecamatan. Barat ada, timur ada, selatan ada, jadi tidak menumpuk di area kota saja,” terangnya.

Penerima Wajib Menandatangani Fakta Integritas

Untuk menjaga agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya, calon penerima becak listrik diwajibkan menandatangani fakta integritas atau nota kesepahaman (MoU).

Melalui dokumen tersebut, penerima diharapkan berkomitmen menjaga, merawat, dan memanfaatkan becak listrik untuk mendukung aktivitas ekonomi keluarga. Unit bantuan juga tidak boleh diperjualbelikan karena ditujukan untuk membantu penerima meningkatkan kesejahteraan, bukan menjadi barang dagangan.

Kasan mengingatkan masyarakat agar menjaga amanah yang diberikan melalui program bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa aturan dan sanksi apabila terjadi penyalahgunaan menjadi kewenangan pihak pusat.

“Sanksi atau aturan terkait penyelewengan nantinya menjadi kewenangan penuh pihak pusat. Kami mengimbau kepada warga penerima agar merawat, menjaga, dan memanfaatkan becak listrik ini sebaik mungkin untuk menjemput rezeki,” ujarnya.

Penyerahan Dipusatkan di Pendopo Indramayu

Penyerahan 220 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto tahap kedua direncanakan berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu. Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut masih menunggu seluruh proses verifikasi dan pelatihan selesai serta kepastian jadwal dari tim pusat.

Kegiatan verifikasi dan pelatihan saat ini melibatkan tim dari Jakarta bersama PT Pindad. Setelah seluruh tahapan dinyatakan selesai, penyerahan bantuan akan dilakukan secara resmi, termasuk melalui prosesi simbolis di Pendopo Indramayu.

“Insya Allah dalam waktu dekat ya, penyerahan nanti secara simbolis di Pendopo Indramayu. Sekarang masih tahap verifikasi dan pelatihan oleh tim Jakarta dari PT Pindad,” tandas Kasan.

Dengan adanya bantuan ini, para pengemudi becak di Indramayu diharapkan memperoleh kemudahan dalam bekerja dan meningkatkan produktivitas. Pemerataan penerima, ketepatan pendataan, serta komitmen untuk menjaga bantuan menjadi faktor penting agar program tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (tar)