Kemarau Belum Usai, 16 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga Argasunya

Warga Kelurahan Argasunya mendapatkan bantaun air bersih

CIREBON – Kemarau yang masih berlangsung membuat sejumlah warga di wilayah selatan Kota Cirebon harus menghadapi keterbatasan air bersih. Di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari sebagian warga masih bergantung pada bantuan dropping.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak. Selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon yang secara rutin melakukan distribusi air bersih, kepedulian juga datang dari anggota DPRD Kota Cirebon.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cirebon, Anton Ovtavianto, turut turun langsung membantu warga yang terdampak kekeringan.

Dalam dua hari, Rabu (23/9) dan Kamis (24/9), Anton menyalurkan total 16 ribu liter air bersih untuk masyarakat di dua wilayah RW Kelurahan Argasunya.

Masing-masing lokasi mendapatkan bantuan sebanyak 8.000 liter air bersih.

Penyaluran pertama dilakukan di RW 05 Kedung Krisik Utara pada Rabu (23/9). Sehari kemudian, bantuan kembali dikirimkan ke RW 08 Kopiluhur, dengan jumlah yang sama, yakni 8.000 liter.

Anton mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak langsung kondisi kekeringan. Menurutnya, keterbatasan sumber air membuat masyarakat harus mendapatkan perhatian, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

“Hari ini (Kamis, red) kami menyalurkan 8 ribu liter air bersih untuk warga Kopiluhur. Kemarin kita dropping ke RW 05 Kedung Krisik Utara,” ujar Anton.

Ia menilai persoalan air bersih tidak bisa dianggap sepele. Air merupakan kebutuhan dasar yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari memasak, minum, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Karena itu, ketika musim kemarau menyebabkan sumber air warga mulai terbatas, distribusi air bersih menjadi salah satu langkah yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat.

Anton berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga Argasunya yang tengah menghadapi dampak kekeringan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Mudah-mudahan bantuan air bersih ini bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga,” jelasnya.

BPBD Rutin Lakukan Dropping Air

Sebelumnya, BPBD Kota Cirebon telah memetakan sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.

Wilayah yang membutuhkan bantuan kemudian mendapatkan jadwal dropping air secara rutin. Distribusi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama sumber air belum kembali normal.

Anton mengatakan, kepedulian terhadap persoalan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kader PAN. Ia menyebut seluruh kader, khususnya yang berada di legislatif, didorong untuk hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Termasuk ketika warga harus menghadapi kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sesuai dengan instruksi dari ketua umum, kita diperintahkan untuk terus membantu rakyat. Di mana ada PAN, di situ ada solusi,” kata Anton.

Dengan tambahan bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan air bersih warga di sejumlah titik terdampak kekeringan di Argasunya dapat sedikit terbantu, sembari menunggu kondisi sumber air kembali membaik. (sep)