Ingin Jadi Prajurit TNI AD pada 2027? Kodim Indramayu Tegaskan Pendaftaran Gratis

Kodim Indramayu tegaskan seleksi Bintara dan Tamtama gratis serta mengingatkan bahaya calo.

INDRAMAYU – Peluang mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terbuka bagi generasi muda yang ingin menjadi prajurit. Seiring dengan penambahan kebutuhan personel untuk mendukung pembentukan satuan baru, masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan penerimaan calon Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I Tahun 2027.

Kodim 0616/Indramayu turut mendorong penyebarluasan informasi rekrutmen tersebut agar dapat menjangkau lebih banyak calon peserta, khususnya generasi muda di wilayah Kabupaten Indramayu. Masyarakat juga diingatkan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya alias gratis.

Penegasan itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel jajarannya, Jumat (16/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim tidak hanya menyoroti kesiapan personel dalam menjalankan tugas satuan, tetapi juga menekankan pentingnya sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD. Langkah ini dinilai penting agar informasi mengenai kesempatan menjadi prajurit dapat diketahui masyarakat secara luas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait prosedur pendaftaran.

Danramil dan Babinsa Diminta Aktif Sosialisasi

Dandim Tulus Widodo meminta seluruh jajaran, terutama para Komandan Rayon Militer (Danramil) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa), mengambil peran aktif dalam menyampaikan informasi penerimaan calon prajurit TNI AD.

Menurutnya, sosialisasi tidak cukup dilakukan dengan menunggu masyarakat datang untuk bertanya. Personel di lapangan harus proaktif menjangkau warga, termasuk mendatangi sekolah-sekolah yang menjadi salah satu sasaran penyampaian informasi kepada generasi muda.

Dengan pendekatan langsung tersebut, calon peserta diharapkan memperoleh penjelasan yang benar mengenai tahapan penerimaan dan persyaratan yang harus dipenuhi.

“Saya tekankan kepada seluruh Danramil dan Babinsa agar melaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD secara maksimal, jangan hanya menunggu, tetapi turun langsung ke masyarakat dan sekolah-sekolah. Bantu generasi muda yang memiliki keinginan menjadi prajurit agar mengetahui informasi dan persyaratan pendaftaran dengan benar,” tegas Tulus.

Penambahan kebutuhan personel seiring pembentukan satuan baru menjadi salah satu peluang bagi generasi muda untuk berkarier di lingkungan TNI AD. Namun, calon peserta tetap harus mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan resmi yang berlaku.

Karena itu, penyampaian informasi secara tepat menjadi bagian penting dalam mendukung proses penerimaan. Calon peserta diharapkan tidak hanya mengetahui adanya kesempatan pendaftaran, tetapi juga memahami mekanisme seleksi yang harus dijalani.

Penerimaan Prajurit TNI AD Tidak Dipungut Biaya

Selain memperluas sosialisasi, Dandim 0616/Indramayu memberikan perhatian khusus terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan proses penerimaan prajurit TNI AD.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan calon prajurit tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta berhati-hati apabila menemukan pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan meminta sejumlah uang atau menjanjikan hasil seleksi tertentu.

Informasi tersebut perlu disampaikan secara luas agar calon peserta maupun keluarga tidak mudah percaya terhadap iming-iming yang berpotensi merugikan.

“Penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Jangan sampai masyarakat tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang. Mari kita jaga nama baik TNI AD dengan memberikan informasi yang benar dan membantu calon peserta sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Imbauan ini menjadi pengingat bagi generasi muda yang ingin mengikuti seleksi Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I Tahun 2027 agar mengutamakan informasi dari saluran resmi. Calon peserta juga perlu memastikan setiap informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.

Dengan demikian, masyarakat dapat menghindari praktik percaloan sekaligus mempersiapkan diri secara lebih baik untuk mengikuti proses seleksi.

Dandim Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel

Di luar agenda sosialisasi rekrutmen, pengarahan tersebut juga membahas kesiapan pelaksanaan tugas satuan. Tulus Widodo mengingatkan para Danramil agar memperhatikan kondisi kesehatan anggota di wilayah masing-masing.

Ia meminta jajaran mendorong penerapan pola hidup sehat, memastikan seluruh personel mengikuti pengarahan, serta menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Perhatian terhadap kesehatan dan kesiapan personel dinilai penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan. Setiap anggota juga diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab sesuai fungsi dan arahan pimpinan.

Selain itu, Dandim menyoroti pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta berbagai tugas pendukung program pemerintah lainnya.

Seluruh personel diminta menjaga kualitas pelaksanaan kegiatan, memperkuat koordinasi, dan terus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan internal satuan, tetapi juga oleh kemampuan personel dalam membangun komunikasi dan bekerja sama dengan masyarakat serta pihak terkait.

Melalui pengarahan tersebut, Kodim 0616/Indramayu diharapkan semakin optimal dalam menjalankan program pimpinan, termasuk membantu memperluas informasi penerimaan calon prajurit TNI AD kepada masyarakat.

Upaya sosialisasi ini sekaligus diharapkan membuka akses informasi yang lebih luas bagi putra-putri terbaik daerah yang bercita-cita menjadi prajurit dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan tanggung jawab personel dalam mendukung program serta kebijakan pimpinan TNI AD,” tandasnya. (tar)