INDRAMAYU – Upaya merawat sejarah dan melestarikan kebudayaan daerah menjadi salah satu pesan utama dalam Pagelaran Seni dan Budaya Pepunden Dharma Ayu Nagari yang digelar di Alun-Alun Indramayu. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.
Pagelaran tersebut menghadirkan beragam kesenian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Indramayu. Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengenalkan kembali sejarah, tradisi, serta identitas daerah kepada generasi muda.
Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung menyaksikan pertunjukan tersebut. Ia didampingi sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Acara ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bekerja sama dengan Dewan Kesenian Indramayu, Duta Seni Indramayu, dan L-Musentra.
Dalam kesempatan itu, Lucky menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, seniman, budayawan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pagelaran seni dan budaya tersebut.
Menurutnya, kegiatan kebudayaan seperti Pepunden Dharma Ayu Nagari memiliki peran penting dalam menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah dan warisan leluhur.
“Pepunden Dharma Ayu Nagari diharapkan menjadi ruang untuk merawat ingatan sejarah, memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya Indramayu, sekaligus menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ujar Lucky.
Beragam Kesenian Tradisional Meriahkan Hari Jadi Indramayu
Pagelaran Pepunden Dharma Ayu Nagari menyuguhkan berbagai pertunjukan seni yang memperlihatkan keberagaman warisan budaya Kabupaten Indramayu. Sejumlah kesenian tradisional ditampilkan untuk memberikan gambaran tentang kekayaan ekspresi seni yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Pertunjukan yang memeriahkan acara tersebut antara lain angklung, jaipong Waledan, tari Serimpi, kesenian berokan, hingga pementasan kisah pertapaan Raden Arya Wiralodra.
Pementasan kisah Raden Arya Wiralodra menjadi salah satu bagian yang memperkenalkan cerita sejarah dan tradisi yang berkaitan dengan perjalanan Indramayu. Sementara itu, berbagai kesenian lainnya menunjukkan bahwa kebudayaan daerah memiliki bentuk dan karakter yang beragam.
Masyarakat juga disuguhi sejumlah hiburan rakyat dan karya budaya khas Indramayu, termasuk kesenian yang telah mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Kehadiran beragam pertunjukan tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian budaya tidak harus dilakukan melalui kegiatan formal semata. Seni pertunjukan dapat menjadi media yang dekat dengan masyarakat untuk mengenalkan tradisi secara lebih menarik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Melalui pagelaran ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal akar sejarah daerah sekaligus memahami pentingnya menjaga keberlangsungan kesenian tradisional.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pewarisan kebudayaan agar nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi lokal tidak terputus oleh perubahan zaman.
Rawat Sejarah lewat Pepunden Dharma Ayu Nagari
Lucky Hakim menegaskan bahwa pelestarian budaya perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, seniman, budayawan, komunitas, hingga generasi muda memiliki peran dalam menjaga agar kekayaan budaya Indramayu tetap hidup dan berkembang.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan kemajuan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penguatan identitas, pelestarian sejarah, dan pemeliharaan kebudayaan juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah yang memiliki karakter kuat.
Karena itu, kegiatan seperti Pepunden Dharma Ayu Nagari diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial peringatan hari jadi. Pagelaran seni dan budaya perlu menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap warisan leluhur.
Pengenalan kesenian tradisional kepada generasi muda juga dinilai penting agar mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut memiliki kebanggaan dan kemauan untuk melestarikannya.
Dengan dukungan berbagai pihak, kebudayaan lokal diharapkan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi dapat terus diperkenalkan melalui pertunjukan seni, kegiatan edukasi, serta berbagai ruang ekspresi budaya.
Lucky optimistis semangat kebersamaan masyarakat dapat menjadi modal untuk mendorong kemajuan Kabupaten Indramayu. Ia berharap daerah tersebut semakin maju, berbudaya, dan sejahtera tanpa kehilangan jati diri serta akar sejarahnya.
Ia juga berharap Pepunden Dharma Ayu Nagari terus menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus sumber inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kebudayaan daerah.
Warga Antusias Menyaksikan Pagelaran Budaya
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan pagelaran. Warga yang datang ke Alun-Alun Indramayu menikmati beragam pertunjukan yang disajikan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati hiburan sekaligus mengenal lebih dekat kesenian dan tradisi daerah.
Salah seorang warga Kelurahan Margadadi, Viviana Maulidia, mengaku senang dapat menyaksikan langsung pagelaran seni dan budaya tersebut. Ia menilai acara itu memberikan pengalaman menarik bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kekayaan budaya Indramayu.
“Saya sangat antusias malam ini karena bisa menyaksikan pagelaran seni dan budaya. Pertunjukannya menarik dan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya Indramayu,” katanya.
Pagelaran Pepunden Dharma Ayu Nagari menjadi pengingat bahwa sejarah dan kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas sebuah daerah. Melalui pertunjukan seni tradisional dan keterlibatan masyarakat, warisan budaya Indramayu diharapkan tidak sekadar dikenang sebagai bagian dari masa lalu, tetapi terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Momentum Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu pun menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan terhadap daerah sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kekayaan budaya yang dimiliki Indramayu. (oni)
















