
MAJALENGKA – Kebutuhan finansial mendesak sebelum tanggal gajian menjadi persoalan yang kerap dihadapi kalangan pekerja. Menjawab kebutuhan tersebut, PT AYO KASBON Indonesia meluncurkan aplikasi AYO KASBON di Ballroom Hotel Metland, Majalengka, Sabtu (10/10/2026), sebagai layanan akses gaji lebih awal tanpa bunga dengan biaya layanan yang terjangkau.
Direktur PT AYO KASBON Indonesia, Terence Bouman, menjelaskan, layanan tersebut dirancang untuk membantu karyawan mengakses sebagian gaji yang telah diperoleh sebelum jadwal penggajian reguler. Melalui aplikasi, karyawan dari perusahaan yang telah menjalin kerja sama dapat mengajukan kasbon sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Terence, konsep yang digunakan adalah Earned Wage Access (EWA), yakni akses terhadap upah yang telah diperoleh pekerja. Skema ini berbeda dari pinjaman konvensional yang mengenakan bunga karena dana yang diakses merupakan bagian dari gaji berjalan karyawan.
“Ini bukan pinjaman dalam arti kami mengenakan bunga. Karyawan mengakses gaji berjalan mereka, sehingga kami tidak mengenakan bunga. Namun, dalam transaksinya terdapat biaya layanan yang dibayarkan pada saat gajian,” ujar Terence.
Ia menerangkan, biaya layanan hanya dikenakan ketika karyawan menggunakan fasilitas pencairan. Sementara itu, perusahaan tidak dikenakan biaya kerja sama, dan karyawan yang tidak menggunakan layanan juga tidak dibebani biaya. Ketentuan penggunaan dan biaya layanan mengikuti mekanisme yang disepakati bersama.
Melalui sistem tersebut, karyawan diharapkan memiliki alternatif ketika menghadapi kebutuhan mendesak, terutama menjelang tanggal gajian. AYO KASBON menyasar perusahaan industri maupun sektor usaha lainnya yang memiliki sistem penggajian tetap dan membutuhkan fasilitas akses gaji bagi pekerjanya.
Terence menyebutkan, sistem aplikasi telah siap digunakan oleh perusahaan dan karyawan yang memenuhi persyaratan. Dalam demonstrasi saat peluncuran, proses pencairan dana diperagakan berlangsung sekitar 30 detik, bahkan kurang dari satu menit.
“Secara sistem, AYO KASBON sudah siap digunakan. Selanjutnya, kami akan memperkenalkan layanan ini, melakukan sosialisasi, dan mengedukasi perusahaan-perusahaan di Majalengka agar dapat menjalin kerja sama,” katanya.
Ia berharap, kehadiran fasilitas tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan dalam mendukung kesejahteraan karyawan. Perusahaan yang bekerja sama nantinya dapat mengintegrasikan mekanisme layanan dengan pengelolaan penggajian melalui bagian sumber daya manusia atau human resources department (HRD).
Untuk memperluas jangkauan layanan, PT AYO KASBON Indonesia menjalin sinergi dengan PT Dewanta Global Nusantara (DGN) dan Koperasi Anas Majalengka. Kedua mitra tersebut turut mendukung sosialisasi, edukasi, serta penjajakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di wilayah Majalengka.
Ketua Koperasi Anas Majalengka, Doto Miharto, mengatakan, program tersebut diharapkan dapat membantu pekerja menghadapi kebutuhan finansial pada pertengahan bulan. Menurutnya, fasilitas akses gaji lebih awal dapat menjadi alternatif bagi karyawan yang membutuhkan dana sebelum jadwal pembayaran gaji tiba.
Ia menjelaskan, skema yang diperkenalkan memungkinkan karyawan mengakses sebagian gaji sesuai ketentuan program, kemudian penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme penggajian. Koperasi Anas berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pekerja di lingkungan industri Majalengka.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Majalengka, Deden Hardian Narayanto, S.T. Ia menilai, peluncuran AYO KASBON dapat menjadi salah satu alternatif bagi pekerja yang membutuhkan akses dana lebih awal.
Menurut Deden, kemudahan proses dan skema tanpa bunga menjadi aspek yang menarik untuk diperhatikan, terutama bagi pekerja yang selama ini menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga sebelum menerima gaji.
Dukungan terhadap pengembangan program turut datang dari Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerkop UKM) Kabupaten Majalengka, Dadang Nugraha, A.KS., S.AP., M.Si., yang hadir mewakili pemerintah daerah.
Hadir pula Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N., mantan Kapolda Jawa Barat yang bertindak sebagai pembina, serta H. Mulyadi, S.E., Komisaris PT Dewanta Global Nusantara sekaligus pembina Koperasi Anas. Direktur PT DGN Tarjono juga menghadiri kegiatan tersebut.
Peluncuran ini turut mengundang perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kodim, Polres Majalengka, kalangan HRD, pemilik perusahaan, serta Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Kabupaten Majalengka.
Rangkaian acara diisi dengan pemaparan dan diskusi mengenai aplikasi AYO KASBON, demonstrasi penggunaan serta proses pencairan dana, dan penampilan kesenian tari topeng serta barongsai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan kepada calon mitra perusahaan dan pemangku kepentingan.
Ke depan, PT AYO KASBON Indonesia bersama mitra menargetkan perluasan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Majalengka. Melalui layanan akses gaji lebih awal, program ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengelolaan kebutuhan finansial pekerja dengan mekanisme digital, transparan, dan mudah diakses.
Meski menawarkan akses gaji tanpa bunga, calon pengguna tetap perlu memahami ketentuan pencairan, biaya layanan, batas penarikan, serta mekanisme pemotongan gaji sebelum menggunakan fasilitas tersebut. Pemahaman atas aturan ini penting agar layanan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing karyawan. (Bubud Sihabudin)















