CIREBON — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Cirebon diharapkan memiliki kepemimpinan yang tangguh dalam tiga aspek utama, yakni harokah, manhaj, dan fikroh. Ketiga hal tersebut dinilai penting sebagai bekal kader dalam melanjutkan perjuangan organisasi dan estafet kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU).
Hal tersebut disampaikan Ketua PCNU Kota Cirebon, Dr Mustofa Rasjid, di sela pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kota Cirebon di Hotel Grand Tryas, Sabtu sore (22/8/2026).
Mustofa mengatakan, kepemimpinan Ansor ke depan harus memiliki ketangguhan dalam harokah atau gerakan. Artinya, kader harus kuat, aktif, dan mampu menjalankan roda organisasi secara nyata.
Selain itu, kader juga harus tangguh dalam menjalankan manhaj dengan konsisten serta teguh memegang metode dan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Adapun dalam aspek fikroh, menurut Mustofa, seorang kader harus memiliki rekam jejak perjuangan yang baik serta menjunjung tinggi moralitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.
“Ketiga hal ini menjadi penting agar Ansor ke depan tetap kuat, baik dalam gerakan, metode perjuangan, maupun cara berpikir,” ujarnya.
Mustofa menegaskan, para pemuda, kader Ansor, dan Banser saat ini merupakan generasi penerus atau rijalul ghad yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, baik dalam dakwah diniyah, kehidupan sosial kemasyarakatan, maupun di ranah pemerintahan.
Menurutnya, pelaksanaan Konfercab menjadi salah satu bukti keberhasilan proses kaderisasi di tubuh GP Ansor.
“Konfercab ini menunjukkan bahwa proses kaderisasi telah berhasil mencetak puluhan kader potensial yang siap memimpin Kota Cirebon, baik pada masa sekarang maupun masa depan,” tandasnya.
Mustofa menambahkan, Ansor dan Banser menjadi salah satu tumpuan harapan warga NU, terutama para orang tua yang berharap generasi muda mampu meneruskan perjuangan organisasi bersama badan otonom dan lembaga-lembaga NU lainnya.
Melalui kedisiplinan berorganisasi dan proses demokrasi yang sehat, ia berharap Konfercab dapat melahirkan kepemimpinan baru yang memiliki mutu dan kualitas lebih baik untuk meneruskan perjuangan para pendahulu.
Sementara itu, Rohmatullah Alwi yang mewakili GP Ansor Pusat berharap seluruh rangkaian Konfercab GP Ansor Kota Cirebon dapat berjalan sukses.
“Menjelang Muktamar NU dilarang banyak bicara,” ujar Alwi singkat.
Pembukaan Konfercab GP Ansor Kota Cirebon tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon Andi Wibowo, mantan Ketua GP Ansor Kota Cirebon Muhammad Yani, Ketua MUI Kota Cirebon Dr Samsudin, serta sejumlah tokoh dan kader NU lainnya.
(Abd)
















