
CIREBON – Persiapan kontingen Kota Cirebon menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV/2026 memasuki tahap pemantapan. Sejumlah langkah dilakukan untuk memastikan kesiapan atlet dan cabang olahraga (cabor) sebelum kompetisi dimulai.
Salah satu langkah yang disiapkan yakni membentuk delapan tim monitoring dan evaluasi (monev). Tim tersebut nantinya turun langsung ke setiap cabor peserta Porprov Jabar XV/2026 untuk melihat perkembangan persiapan sekaligus memetakan peluang prestasi.
Pembentukan tim monev menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan koordinasi dan konsolidasi yang digelar di Aula KONI Kota Cirebon, Rabu (7/10). Kegiatan itu melibatkan KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), manajemen kontingen, serta para manajer cabor.
Ketua Tim Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar XV/2026, Handarujati Kalamullah, mengatakan monitoring diperlukan agar persiapan setiap cabor dapat diketahui secara lebih detail.
Menurut dia, tim monev akan bertemu langsung dengan pengurus maupun tim masing-masing cabor. Hal yang akan dipantau tidak hanya berkaitan dengan program latihan, tetapi juga kondisi atlet, stamina, komposisi tim, hingga target yang ingin dicapai.
“Tim monev akan datang langsung dan bertemu dengan cabor. Kami ingin memastikan target masing-masing cabor, termasuk peluang mendapatkan medali. Potensi medali juga akan dihitung kembali,” katanya.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai kekuatan kontingen Kota Cirebon. Dengan begitu, target prestasi yang ditetapkan dapat disesuaikan dengan kondisi terkini masing-masing cabor.
Selain aspek teknis, koordinasi juga membahas sejumlah kebutuhan pendukung kontingen. Di antaranya pembaruan Surat Keputusan (SK) tim manajer serta pendataan apparel yang akan digunakan para atlet dan ofisial selama Porprov.
Persiapan akomodasi juga menjadi perhatian. Penginapan bagi kontingen Kota Cirebon telah disiapkan. Sebelum digunakan, lokasi penginapan telah melalui proses survei untuk memastikan fasilitas yang tersedia dapat menunjang kebutuhan atlet dan ofisial selama mengikuti pertandingan.
Sementara itu, agenda pelepasan kontingen Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026. Pelepasan tersebut akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, sekaligus pengukuhan dan pelepasan resmi kontingen.
Kepala Dispora Kota Cirebon, Andi Wibowo, menegaskan koordinasi dan konsolidasi terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh cabor.
Ia mengatakan, persiapan tidak hanya berfokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan. Berbagai kemungkinan yang berpotensi mengganggu persiapan maupun pelaksanaan Porprov juga perlu diantisipasi sejak awal.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan mitigasi terhadap hal-hal yang berada di luar kendali,” ujarnya.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Porprov Jabar XV/2026, Kota Cirebon berupaya memastikan seluruh kebutuhan kontingen berada dalam kondisi siap. Mulai dari administrasi, manajemen tim, latihan atlet, akomodasi, hingga pemetaan target medali terus dimatangkan.
Kehadiran delapan tim monev diharapkan dapat menjadi instrumen penting untuk mengukur kesiapan setiap cabor secara langsung. Hasil monitoring nantinya menjadi bahan evaluasi sebelum kontingen Kota Cirebon bertanding di ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut. (mid)















